Friday, 10 January 2014

Tips Mencegah Keracunan Makanan

Tindakan Pencegahan Keracunan Makanan 


Dua langkah penting yang dapat diambil untuk mencegah keracunan makanan adalah mencegah makanan atau minuman terkontaminasi dan mencegah bakteri di dalam makanan atau minuman tumbuh dan bermultiplikasi. Beberapa hal yang perlu diperhatikan untuk meminimalkan resiko terkena keracunan makanan adalah;

tips mencegah keracunan makanan, tips merawat menyimpan membeli dan pengolahan makanan,

 A. Kebersihan

  • Jagalah selalu higiene perorangan.
  • Jagalah kebersihan tangan sebelum dan sesudah mengolah makanan.
  • Cucilah tangan dengan air hangat dan air sabun sebelum dan sesudah mengolah makanan terutama setelah mengolah daging, unggas, ikan, kerang-kerangan dan telur.
  • Semua perabotan dapur harus tetap dalam keadaan bersih, begitu juga meja dapur dan meja tempat pemotong sayur dan daging.
  • Cucilah perabotan dapur yang digunakan, meja dapur dan meja pemotong, menggunakan air panas dan air sabun hingga bersih.6
  • Bersihkan papan pemotong dengan menggunakan larutan klorin 1 sendok teh dalam 1 liter air.

B. Membeli makanan

Ketika kita membeli makanan, maka yang harus diperhatikan adalah :
  • Bila membeli makanan yang panas atau yang dingin, sebaiknya dibeli pada saat belanja akan selesai. Hal ini untuk mencegah makanan masuk ke dalam “temperature danger zone”.
  • Memisahkan makanan panas dengan makanan dingin.
  • Pisahkan daging dan unggas segar dengan makanan lain.1
  • Selalu mengecek tanggal kadaluwarsa makanan dan hindari membeli makanan yang sudah kadaluwarsa.
  • Jangan membeli makanan kaleng atau makanan kotak yang sudah rusak, menggembung atau berlekuk.
  • Jangan membeli makanan dingin yang terletak diluar lemari pendingin atau hanya membeli makanan panas yang disimpan di lemari pemanas.
  • Belilah telur yang tersimpan dengan baik di dalam kotak dan jelas supplier-nya. Jangan membeli telur yang sudah retak atau jatuh.
  • Selalu mengecek apakah petugas penyedia makanan selalu menggunakan penjepit makanan yang berbeda untuk jenis makanan yang berbeda seperti penjepit untuk mengambil daging tidak boleh sama dengan penjepit untuk mengambil sayuran.
  • Belilah daging dan seafood pada tempat yang supplier-nya sudah ternama.
  • Segeralah pulang ke rumah setelah anda selesai berbelanja dan simpan makanan yang dibeli sesegera mungkin.

C. Mempersiapkan / mengolah Makanan 

Ketika kita akan mempersiapkan makanan yang hendak dimakan, sebaiknya memperhatikan hal-hal berikut di bawah ini :
  • Cuci tangan dengan sabun dan air hangat kurang lebih 30 detik sebelum menyiapkan makanan.
  • Jika pada tangan ada luka yang terbuka, maka gunakanlah sarung tangan pada saat mempersiapkan makanan.
  • Bila anda sedang sakit dengan keluhan gastrointestinal seperti mual, muntah, kram perut atau diare, maka sebaiknya anda jangan ikut dalam mempersiapkan dan mengolah makanan.7
  • jangan lupa mencuci tangan dengan air hangat dan sabun, setelah anda memegang daging atau unggas mentah sebelum anda melanjutkan pada kegiatan mengolah makanan lainnya.7
  • Makanan seperti daging yang dimasak, keju, dan salad daging, jangan dibiarkan berada pada suhu kamar lebih dari dua jam.
  • Makanan harus dimasak pada suhu diatas 75ºC ( >160°F ). Suhu yang dianggap sudah mematikan bakteri adalah suhu 140 F – 180 F.
  • Gunakan temperatur daging untuk memastikan bahwa suhu memasak sudah cukup untuk membunuh bakteri.
  • Jangan memperpendek waktu memasak masakan atau jangan memasak daging atau sejenisnya dengan waktu yang singkat.
  • Masaklah unggas sampai daging terlihat putih. Masaklah ikan sampai ikan dapat dimakan dengan mudah menggunakan garpu. Masaklah hamburger, sosis, daging cincang sampai kering.
  • Bedakan pisau pemotong yang digunakan untuk daging mentah dengan pisau pemotong untuk makanan yang siap makan seperti sayur dan buah-buahan.6

D. Makanan yang dikonsumsi

  • Jangan mengkonsumsi susu yang tidak dipasteurisasi, atau jangan memakan produk susu seperti keju yan berasal dari susu mentah.
  • Jangan memakan daging mentah.
  • Jangan memberikan madu pada bayi dibawah umur 1 tahun.
  • Jangan memakan jamur liar yang tidak diketahui keamanannya untuk dikonsumsi.
  • Buah-buahan dan sayuran yang akan dimakan harus dicuci dengan bersih sebelum dikonsumsi.
  • Jangan memakan seafood yang berasal dari air yang terkontaminasi.
  • Jangan memakan makanan yang sudah menunjukkan tanda-tanda pembusukan


E. Menyimpan Makanan 

Hal-hal yang harus diperhatikan dalam menyimpan makanan untuk mencegah terkontaminasinya makanan dengan bakteri dan toksinnya adalah :
  • Pisahkan makanan mentah dengan makanan yang sudah dimasak, dan simpan makanan mentah di tempat yang paling bawah pada lemari pendingin untuk mencegah terkontaminasinya makanan yang lain akibat terkena air dari makanan mentah tersebut.
  • Makanan yang mudah rusak harus disimpan dalam dua jam ke dalam lemari pendingin atau freezer. Bila suhu ruang 90 F maka makanan harus didinginkan lebih cepat kurang dari satu jam.
  • Temperatur lemari pendingin harus selalu di bawah 5ºC dan temperatur freezer selalu dibawah -15ºC.
  • Daging, ikan, ayam, kerang-kerangan, dapat dimasukkan ke dalam freezer selama dua hari.
  • Daging sapi, daging babi dan daging domba dapat disimpan di dalam freezer selama 3-5 hari.
  • Makanan yang disimpan dalam lemari pendingin harus dibungkus menggunakan plastik pembungkus atau kertas timah.
  • Jika makanan yang mudah rusak harus diletakkan di luar lemari pendingin lebih dari dua jam, maka gunakanlah kontainer dan letakkan es di bawah makanan tersebut, agar makanan tetap dingin. Dan gantilah selalu es tersebut bila telah mencair.
  • Pembungkus tidak boleh bocor atau rusak karena air daging dapat mengkontaminasi makanan lain.
  • Jika menyimpan makanan panas, temperatur lemari pemanas harus tetap diatas 60ºC.
  • Jangan menyimpan makanan kaleng dalam keadaan tutupan kaleng terbuka.
  • Ketika hendak memanaskan makanan, sebaiknya makanan dibungkus.
  • Pastikan bahwa semua makanan sudah dimasak. Cara memastikannya dapat menggunakan termometer daging atau dengan memotong-motong daging dimana daging akan mudah dipotong-potong..7
  • Jangan menyimpan makanan di dalam kontainer yang mengandung logam berat seperti kontainer yang terbuat dari tembaga, seng atau timah hitam karena dapat mengkontaminasi makanan tersebut.

CB Blogger Lab


Top