Friday, 9 May 2014

Mengobati Penyakit Asam Urat Secara Tradisional

Penyakit asam urat hampir merata pernah dirasakan seseorang terutama yang sudah dewasa dan berusia lanjut. Penyakit Asam urat gejala utamanya ditandai dengan rasa nyeri dibagian persendian terutama pada malam dan pagi hari, kesemutan, Penyebab utama adalah Uric acid atau kadar asam urat yang tidak stabil yang ada di dalam tubuh, dimana seharusnya asam urat tersebut seharusnya dibuang melalui keringat dan air seni namun karena kerja ginjal yang tidak normal akhirnya "tersimpan" di persendian tadi. Organ tubuh ginjal adala pengatur utama dalam menstabilkan kadar asam urat dalam tubuh. Oleh karena itulah, hal yang perlu diperhatikan tentu saja diawali dengan menjaga kesehatan ginjal terlebih dulu.

Penyebab asam urat

Asam urat juga bisa disebabkan akibat kelebihan makanan yang banyak mengandung purin yang kemudian diolah tubuh menjadi asam urat. Jika zat ini berlebihan maka akan ditumpuk di daerah persendian, sehingga persendian (biasanya bagian badan bawah, misalnya kaki, akan bengkak, nyeri dan meradang.

Makanan yang banyak mengandung purin penyebab asam urat.


  • Jeroan ternak : seperti ginjal, limpa, usus, hati, paru dan otak
  • Makanan laut seperti: udang, cumi-cumi, sotong, kerang, remis, tiram, kepiting, ikan teri,
  • Ekstrak daging seperti abon dan dendeng
  • Makanan yang sudah dikalengkan (contoh: kornet sapi, sarden)
  • Daging kambing, daging babi, daging sapi, daging kuda
  • Minuman fermentasi dan beralkohol termasuk minuman bersoda.
  • Kacang-kacangan: kacang kedelai (termasuk hasil olahannya seperti tempe, tauco, oncom, susu kedelai), kacang tanah, kacang hijau, tauge, melinjo, emping
  • Sayuran: kembang kol, bayam, asparagus, buncis, jamur kuping, daun singkong, daun pepaya, kangkung
  • Keju, telur, krim, es krim, kaldu atau kuah daging yang kental
  • Buah-buahan tertentu seperti durian, nanas dan air kelapa
  • Makanan yang digoreng atau bersantan atau dimasak dengan menggunakan margarin/mentega
  • Makanan kaya protein dan lemak  sumber

Nah untuk mengurangi efek nyeri akibat asam urat, tentu saja kita sebisa mungkin menghindari jenis makanan-makanan di atas, atau paling tidak mengurangi porsinya.

Tips pencegahan asam urat.


Banyak usaha yang perlu dilakukan agar kita tidak dihinggapi "penyakit" ini:

1. Perbanyak minum air putih. dengan banyak meminum air putih dapat membantu proses pembuangan purin/zat asam urat yang berlebihan dalam tubuh melalui air seni.. 

2. Mengontrol makanan. Tidak sedikit dari kita yang tergiur makanan enak, apalagi di saat pesta atau selamatan, yang biasanya memang makanan yang tersedia rata-rata adalah "makanan penyebab asam urat". Kita perlu mengontrol keinginan ini. Bolehlah sekedar mencicipi saja.

3. Diet makanan asam urat. Artinya, boleh saja kita memakan makanan yang banyak mengandung purin, namun dalam jumlah terbatas dan terkontrol, karena bagaimanapun terkadang kita pasti ingin sesekali memasak makanan penyebab asam urat tadi. 

Berikut beberapa makanan dan kandungan purin didalamnya per 100 gram
  • Limpa kambing = 773mg
  • Hati sapi = 554mg
  • Ikan sarden = 480mg
  • Jamur kuping = 448mg
  • Limpa sapi = 444mg
  • Daun melinjo = 366mg
  • Kangkung, bayam = 290mg
  • Ginjal sapi = 269mg
  • Jantung sapi = 256mg
  • Hati ayam = 243mg
  • Ikan teri = 239mg
  • Udang = 234mg
  • biji melinjo = 222mg
  • Kedelai & kacang-kacangan = 190mg
  • Dada ayam dg kulit = 175mg
  • Daging ayam = 169mg
  • Lidah sapi = 160mg
  • Ikan Kakap = 160mg
  • Tempe = 141mg
  • Daging bebek = 138mg
  • Kerang = 136mg
  • Udang Lobster = 118mg
  • Tahu = 108mg

Bagaimana cara pengobatan jika asam urat sudah akut menyerang tubuh kita? Berikut beberapa ramuan obat tradisional yang banyak tersedia di lingkungan kita.

1. Sambiloto, merupakan tanaman yang aslinya berasal dari India, rasanya pahit, namun terbukti berkhasiat mencegah peradangan dan mengurangi rasa nyeri. Dalam Sambiloto terkandung zat flavanoid, alkane, keton, aldehid  mineral seperti kalsium, kalium dan natrium. Cara pengobatannya biasanya dengan merebus sambiloto yang sudah dikeringkan, kemudian airnya diminum secara teratur.

2. Buah sirsak, boleh dimakan biasa atau dibikin jus buah sirsak.

3. Jahe merah, berfungsi mengurangi pembengkakan, memperlancar aliran darah serta menambah nafsu makan. 

4. Brotowali. Brotowali dikenal sebagai obat berbagai macam penyakit, selain asam urat, juga menyembuhkan kolesterol, diabetes, dan menormalkan tekanan darah tingg.

5. Daun kumis kucing, bisa direbus dengan campuran jahe merah, kemudian minum 2 kali sehari pagi an malam. 

6. Madu, zat yang satu ini sudah tidak asing lagi saya kira dalam berbagai macam pengobatan.

Sebetulnya masih banyak ramuan tradisional lain yang cukup banyak tersedia, namun 6 cara pengobatan di atas saya kira sudah cukup ampuh mengobati atau paling tidak mencegah agar asam urat tidak kambuh dan saat kambuh efek nyerinya bisa dikurangi, asalkan rutin kita meminum ramuan tersebut.

CB Blogger Lab


Top