Saturday, 5 July 2014

Pola makan yang baik saat berpuasa

Berpuasa sangat besar manfaatnya. Selain mendapat pahala dari Allah SWT, puasa juga sangat bermanfaat untuk kesehatan, diantaranya menurunkan kolesterol, menurunkan tekanan darah tinggi, dan mencegah gangguan lain di dalam tubuh bahkan berfungsi sebagai detoksifikasi. Pada saat kita berpuasa,  sistem pencernaan istirahat sehingga tubuh dapat melakukan pembersihan racun yang menumpuk. Berbagai manfaat tersebut dapat diperoleh tentunya dengan mengatur pola makan selama puasa dengan benar. Dengan begitu stamina tubuh kita tetap terjaga tanpa mengganggu aktivitas sehari-hari.

Berikut tips mengatur pola makan selama berpuasa:

1. Atur pola makan

Selalu mengkonsumsi makanan bergizi baik pada saat sahur dan berbuka. Konsumsilah makanan yang bergizi lengkap seperti karbohidrat, protein, lemak, vitamin dan mineral. Untuk menghindari kelaparan, konsumsilah makanan yang tinggi serat seperti sayuran dan buah.

Prinsip porsi makan yang tepat :

  • Porsi makan pagi ketika tidak berpuasa = porsi makan waktu kita berbuka yaitu 20 – 25 % dari kebutuhan sehari. Bentuk makanannya berupa: buah, minuman atau roti.
  • Porsi makan siang ketika tidak berpuasa = porsi makan waktu kita sahur yaitu 40% dari kebutuhan sehari, bentuk makanannya berupa: nasi, lauk, sayur, buah dan susu.
  • Porsi makan malam ketika tidak berpuasa = porsi makan setelah sholat tarawih yaitu 40% dari kebutuhan sehari. Bentuk makanannya berupa nasi, lauk, sayur, buah.

2. Pada saat berbuka

Segeralah berbuka agar gula darah yang berkurang selama berpuasa dapat tergantikan dan hindari makanan berat waktu buka puasa. Buat jeda waktu antara makanan ringan dengan makanan berat. Makanan ringan sesuai sunah rosul 3 butir kurma ditambah 1 gelas air putih sudah cukup dengan begitu tidak memberatkan kerja organ pencernakan. Baru kemudian setelah sholat tarawih makan makanan dengan menu lengkap.


3. Pada saat sahur

Makanan yang dikonsumsi saat sahur adalah sumber energi yang sangat dibutuhkan oleh tubuh oleh karena itu jangan melewatkan makan sahur, agar bertahan lama dekatkan makan sahur dengan waktu imsak. Pastikan menu sahur adalah makanan yang padat gizi. Pilih makanan yang tahan lama dilambung, perbanyak sayuran, kacang-kacangan dan hindari makanan pedas. jaga asupan nutrisi dan cairan pada tubuh agar tetap fit dan kuat menjalankan puasa sehari penuh.


4. Jangan tidur setelah sahur

Tubuh membutuhkan waktu mencerna makanan. Beri selang waktu selama 30 menit bagi tubuh setelah makan. Tidur setelah sahur tidak dianjurkan karena akan mengganggu proses metebolisme tubuh.

5. Jauhi minuman dingin dan berkadar gula tinggi

Ketika buka puasa, hindari minuman dingin dan berkadar gula tinggi. Karena air yang dingin akan membuat perut kembung karena asam lambung dalam tubuh akan meningkat. Ganti minuman untuk berbuka dengan air hangat dan hindari juga minuman yang terlampau manis karena memicu produksi insulin berlebih.

CB Blogger Lab


Top