Showing posts with label Diet. Show all posts
Showing posts with label Diet. Show all posts

Sunday, 15 December 2013

Pola waktu tidur yang baik

Istirahat merupakan hal yang sangat dibutuhkan setiap makhluk hidup. Istirahat yang paling efektif adalah dengan tidur. Dari gajah yang begitu besar bahkan semut yang kecil sekalipun, semua mahluk hidup membutuhkan tidur.  Ada yang tidur dengan berdiri (kuda), duduk (bebek), berbaring (singa) dan bahkan bergantung (kelelawar).  Manusia pun tidak terkecuali.  Dari sejak lahir sampai usia lanjut, tidur adalah bagian penting dari hidup manusia.  Sepertiga dari hidup manusia dihabiskan untuk tidur.  Jadi, seseorang yang telah berusia 75 tahun telah tidur selama kurang lebih 25 tahun.
Ada dua jenis pola tidur yang saling bergantian sepanjang malam.  Seseorang yang mulai tertidur akan memasuki pola tidur ringan lalu berlanjut ke pola tidur nyenyak.  Perubahan dari pola tidur ringan ke tidur nyenyak dan kembali ke tidur ringan membentuk satu daur yang berlangsung selama sekitar 90 menit.  Bagi orang dewasa yang sehat, ini terjadi sebanyak lima sampai enam kali selama tidur yang tidak terganggu. Kedua pola tidur ini sangat penting bagi kesehatan fisik maupun kesehatan mental seseorang.

pola waktu dan jam tidur yang baik untuk #kesehatan. pola tidur jumlah jam tidur yang ideal.Pada pola tidur ringan atau masa REM (rapid eye-movement) seseorang akan bermimpi.  Ini akan ditandai dengan bergeraknya bola mata dengan cepat.  Pada pola tidur inilah seorang anak akan mengompol.  Rata-rata seseorang akan bermimpi sebanyak lima kali semalam.  Akan tetapi, umumnya hanya mimpi yang terakhir saja yang dapat diingat.  Bahkan sebagian orang tidak dapat mengingat mimpinya sama sekali.  Selama pola tidur ringan inilah konflik pikiran dan perasaan terselesaikan sehingga mental akan megalami ketenangan.

Selama pola tidur nyenyak, sistem perbaikan dan pemeliharaan tubuh bekerja keras mempersiapkan tubuh untuk menghadapi kesibukan pekerjaan keesokan harinya.  Bagian-bagian tubuh yang rusak akan diperbaiki maupun diganti dengan yang baru.  Sel-sel darah yang baru akan dihasilkan dalam jumlah yang banyak.  Organ-organ tubuh yang telah bekerja keras sepanjang hari seperti otot-otot tubuh dan organ pencernaan akan beristirahat penuh.

Berapa banyaklah waktu tidur yang cukup? Sebuah penelitian pernah diadakan untuk menguji ketahanan untuk tidak tidur.  Pada penelitian ini, di bawah kondisi laboratorium seorang sukarelawan yang sehat pernah dipaksa untuk tidak tidur sampai 264 jam (11 hari).  Kekurangan tidur yang sangat hebat ini mengakibatkan tingkah laku yang aneh serta perubahan-perubahan fisik yang nyata.  Tidur yang kurang akan mengurangi kemampuan seseorang untuk berkonsentrasi dan berpikir dengan cerdas, serta akan menimbulkan rasa letih yang kronis.

Hasil penelitian Dr. Wilse B. Webb dari laboratorium tidur di University of Florida menunjukkan bahwa 9 dari 10 orang membutuhkan antara 5 sampai 9 jam tidur.  Tentunya ada beberapa orang yang memerlukan tidur hanya 4 jam seperti Benjamin Franklin, Thomas A. Edison, dan Imelda Marcos.  Dan ada juga yang seperti Albert Einstein yang harus tidur paling sedikit 9 jam semalam agar sehat.  Meskipun demikian, kebanyakan orang membutuhkan 7,5 sampai 8,0 jam tidur setiap malamnya.

Satu hasil penelitian yang tidak kalah penting menunjukkan bahwa tidur terlalu banyak akan memberikan pengaruh yang sama dengan tidur terlalu sedikit.  Masing-masing orang membutuhkan jumlah jam tidur yang berbeda dari yang lainnya. Jumlah jam tidur yang ideal untuk kita adalah jumlah jam yang umumnya memberikan kita perasaan segar dan semangat yang tinggi untuk segera bangun.  Tetapi, berapa pulas kita tidur adalah faktor penentu yang lebih penting daripada berapa jam lamanya tidur itu.  Usahakan agar tidur anda adalah jenis tidur yang menyegarkan dan memulihkan.

Friday, 11 October 2013

Cara diet yang salah

Ada dua alasan umum mengapa orang ingin menurunkan berat badan, yakni (1) agar tubuhnya kelihatan indah, dan (2) supaya jauh dari berbagai penyakit.  Kedua alasan tersebut adalah baik.  Akan tetapi, banyak yang melakukannya dengan cara yang kurang tepat dan bahkan berbahaya bagi kesehatan.  Kemungkinan, ini disebabkan oleh populernya maupun mudahnya cara tersebut.  Oleh karena tindakan itu dapat merugikan, maka marilah kita perbincangkan kelemahan dari beberapa cara yang salah untuk menurunkan berat badan seperti yang terdapat di bawah ini.

Ada yang berusaha menurunkan berat tubuh dengan tidak makan pagi maupun siang, lalu makan besar pada malam hari.  Makanan “biasa” satu kali satu hari tidaklah cukup.  Sebab tubuh tidak akan dapat memperoleh gizi yang cukup sehingga tidak akan berfungsi sebagaimana mestinya.  Setelah makan “besar” pada malam harinya, tubuh akan sangat dibebani oleh makanan itu karena umumnya, malam adalah waktu untuk beristirahat secara fisik.  Kemudian, energi yang sisa yaitu yang tidak terpakai oleh tubuh malam itu akan disimpan dalam bentuk lemak.  Semua gizi yang dibutuhkan oleh tubuh harus disuplai secara teratur.  Itulah sebabnya setiap orang perlu makan secara teratur.


Jajanan tidak akan dapat menggantikan makanan utama.  Vitamin pun tidak dapat menyediakan protein, lemak, maupun karbohidrat yang memadai bagi tubuh.  Vitamin tambahan yang dimakan akan terbuang begitu saja jika tidak disertai dengan makanan yang seimbang.  Ada yang hanya jajan sebagai pengganti makanan utama dari pagi sampai jam tidur.  Ini sangat tidak baik bagi tubuh sebab kebanyakan jajanan berkalori tinggi, lemak banyak, dan mengandung hanya sedikit dari gizi-gizi yang dibutuhkan oleh tubuh.

Beberapa perusahaan berusaha mengiklankan produk-produk barunya yang dapat menurunkan berat tubuh.  Ada yang dalam bentuk pil, minuman, dan ada pula yang dalam bentuk paket makanan.  Dr.  Morton B. Glenn, setelah bekerja lebih dari 20 tahun dalam bidang ilmu gizi mengatakan bahwa obat-obatan diet dirancang sedemikian rupa sehingga akan mengurangi nafsu makan, dan banyak di antara berfungsi sebagai perangsang (stimulan).  Selanjutnya dia mengatakan; “pil-pil tersebut akan membuat yang mengkonsumsinya susah tidur, meningkatkan tekanan darah dan denyutan jantung, dan dapat menimbulkan efek sampingan seperti alergi, kecanduan, dan sebagainya.

Saya pernah melihat penjualan sabuk “magnet” yang menurut pembuatnya akan mengurangi lemak pada bagian perut jika dikenakan dalam jangka waktu tertentu.  Dr.  Kenneth Rose dari American Medical Association mengatakan bahwa memang sabuk “magnet” yang dijual di pasaran akan seolah-olah berhasil mengurangi lamak dari lingkaran bagian perut tersebut.  Sebenarnya bukanlah lemak yang dikurangi, melainkan cairan tubuhlah yang “diperas” keluar dari sana dengan menjepitnya.  Sialnya, cairan tersebut akan kembali lagi setelah tidak menggunakan sabuk itu dalam beberapa hari kemudian.

Banyak di antara tips diet yang dijajakan dapat menyebabkan penurunan berat tubuh secara drastis dan cepat.  Akan tetapi, hal ini tidak akan bertahan untuk jangka waktu yang lama sebab menurut para pakar ilmu gizi, banyak dari berat tubuh yang hilang itu adalah berat air yang keluar dari tubuh.

Umumnya, formula diet tidaklah seimbang dalam kandugan gizinya sehingga dapat membahayakan kesehatan jika digunakan dalam jangka waktu yang cukup lama.  Contohnya, dengan diet protein tinggi seseorang akan kekurangan mineral-mineral, vitamin, dan gizi lainnya.  Jika terlalu banyak protein yang dicerna dalam tubuh, ginjal akan mendapat beban tambahan untuk membuang sisa-sisa nitrogen protein itu.

Profesor Sarah H. Short, dari Syracuse University di AS mengatakan bahwa sangatlah sulit untuk memperoleh semua gizi yang dibutuhkan tubuh dari menu diet yang kurang dari 1200 kalori, yaitu jumlah kalori maksimum dari kebanyakan menu formula diet.

Cara lain untuk mengurangi berat tubuh adalah dengan operasi yaitu dengan memotong usus agar lebih pendek sehingga mengurangi permukaan penyerapannya.  Operasi jenis ini memiliki risiko yang sangat tinggi, dan bahkan dapat lebih berbahaya daripada overweight maupun obesitas itu sendiri.

Riset membuktikan bahwa 95% dari mereka yang berdiet akan overweight kembali setelah berhenti berdiet sebab kebiasaan makan yang lama akan kembali.  Demikiam dinyatakan oleh Dr. Howard Shapiro, Ahli diet dari New York (AS).  Ini disebabkan karena umumnya diet yang menekankan penurunan berat badan secara drastis tidak mengikutsertakan penanggulangan masalah kebiasaan makan.

Memang tidak ada jalan pintas yang baik untuk menurunkan berat badan.

Sunday, 6 October 2013

Resep Tumis Bunga Kates

Resep Tumis Bunga Kates

Bisa nggak membayangkan betapa deliciousnya tumis bunga kates di atas, hmmm... Pas banget buat nemenin makan siang kayanya neeh. Kalau Ibu kebetulan ada tetangga punya tanaman pepaya yang banyak bunganya nggak ada salahnya minta sedikit ya, untuk bikin masakan kaya gini buat menu makan siang untuk suami tercinta. Nah di bawah ini sresep yang sudah saya coba masak dirumah.



Bahan :
  • 250 gram bunga kates
  • 100 gram daun melinjo yang muda (kalau ada lebih enak rasanya, kalo gak ada nggak apa)
  • 100 gram ikan asin teri
  • 50 gram cabe keriting dann cabe rawit merah

Bumbu :
  • 6 siung bawang merah
  • 3 siung bawang putih
  • 1 lembar daun salam
  • 1 sendok teh terasi (sekedarnya, kalau tidak suka dengan terasi tidak perlu)
  • garam secukupnya
  • gula merah
  • minyak goreng secukupnya untuk menumis

Cara memasak:

  • Bersihkan bunga pepaya, cuci bersih lalu direbus 3 kali, biar gak terlalu pahit. Tapi kalau Ibu senang yang pahit cukup 1 kali aja merebusnya.
  • Cuci bersih daun melinjo, iris-iris kasar
  • Cuci bersih ikan kering terinya lalu goreng kering.
  • Cuci cabe keriting dan rawit, iris serong
  • Iris halus bawang merah dan bawang putih
  • Tumis bawang merah dan bawang putih sampai harum dan matang
  • Masukkan cabe dan terasi, tumis ampe cabenya matang
  • Masukkan bunga pepaya dan daun melinjo, tumis ampe daun melinjo matang/ layu
  • Masukkan teri goreng
  • Beri garam dan gula sesuai selera


Nah. Tumis Bunga Kates siap dihidangkan. Selamat mencoba Bunda.

Wednesday, 17 July 2013

Cara menghitung berat badan yang ideal

Overweight atau berat badan berlebih berbeda dari obesitas.  Seseorang dikatakan Overweight jika berat tubuhnya 10%  berada di atas berat idealnya.  Sedangkan obesitas adalah berat tubuh yang 20% lebih daripada berat idealnya, dan lebih ditandai oleh lemak tubuh yang berlebihan.  Banyak orang yang bekerja dengan duduk setiap hari, tidak aktif olahraga secara rutin dan tidak Overweight, tetapi tubuhnya mengandung terlalu banyak lemak.

Konsep modern tentang berat tubuh ideal menyatakan bahwa berat tubuh yang ideal bagi seorang wanita pada umur 22 tahun, harus dipertahankan seumur hidupnya.  Sedangkan untuk pria, berat tubuh ideal pada umur 25 tahunlah yang harus tetap dipertahankan.

Ada tiga cara yang praktis walaupun tidak ilmiah untuk mencari tahu apakah Anda Overweight atau tidak.

1. Tes Cermin: 
Jika semakin bercermin Anda kelihatan gemuk, kemungkinan Anda memang kegemukan.

2. Tes Cubit: 
Cobalah cubit kulit di belakang lengan atas Anda.  Berat badan Anda normal jika tebal lemakpun adalah antara 1,0–2,5 cm.  Kurang atau lebih dari itu menunjukkan bahwa Anda terlalu kurus atau terlalu gemuk.

3. Tes Loncat: 
Cobalah meloncat di tempat.  Jika ada bagian tubuh Anda yang seharusnya tidak ikut berguncang tapi ikut berguncang maka yang ikut berguncang itu adalah lemak.

Cara yang lain adalah dengan mengurangi tinggi badan Anda (cm) dengan 100 dan hasilnya dikurangi 10%-nya.  Contoh: Seorang yang mempunyai tinggi badan 166 cm, memiliki berat badan yang ideal sebesar:
       
    (166 – 100) – 10% (166 – 100)
            =  (166 – 100) – (10/100 x 66)
            =  66 – 6,6
            = 59,4.

Jadi, berat badan ideal untuk orang yang mempunyai tinggi badan 166 cm adalah 59,4 kg.  Akan tetapi, ini pun tidak mutlak sebab ini adalah berat rata-rata.  Dan, boleh saja seseorang tidak terlalu tinggi tapi berotot besar sehingga perhitungannya dapat menunjukkan bahwa dia overweight akan tetapi tubuhnya tidak terlalu berlemak.  Atau mungkin tulang-tulangnya besar dan berat, atau mungkin juga sebaliknya dimana tulang-tulangnya lebih kecil daripada ukuran rata-rata.  Inilah sebabnya mesti diperlukan satu tabel yang telah mempertimbangkan hal-hal itu.

Cara menghitung berat badan yang ideal

Tabel berikut ini adalah tabel tinggi-berat badan yang dibuat dengan mempertimbangkan hal-hal di atas dan yang telah dicocokkan dengan tubuh orang-orang Asia Tenggara.  Jadi, cocokkanlah tinggi tubuh Anda dengan berat badan Anda.  Contoh: Jika tinggi Anda (pria) 166 cm, maka berat ideal 10% di atas 64,4 kg atau sekitar 71 kg ke atas.  Sedangkan obesitas adalah di atas 77,3 kg ( 20% di atas 64,4 kg).

Pertahankanlah berat tubuh Anda agar tetap berada dalam kisaran ukuran berat badan yang ideal.  Jangan tergoda untuk mempercayai sebutan populer yang mengatakan: “Gemuk berarti makmur.” Tubuh yang gemuk boleh jadi berarti makmur dari segi kandungan lemaknya, namun belum tentu makmur dari segi kesehatannya.

CB Blogger Lab

▲
Top