Showing posts with label Tips Dokter. Show all posts
Showing posts with label Tips Dokter. Show all posts

Sunday, 20 October 2013

Dokter sebagai Mitra Kesehatan Kita

Sangat disayangkan bahwa sebagian orang baru menyadari perlunya kesehatan hanya setelah mereka jatuh sakit.  Sewaktu sehat mereka tidak terlalu menghiraukan gaya hidup mereka serta dampaknya terhadap kesehatan.  Mungkin mereka tidak peduli karena banyak dokter ahli yang dapat menyembuhkan berbagai jenis penyakit.  Barangkali juga mereka tidak terlalu peduli sebab berapa pun besarnya biaya pengobatan tidak akan pernah menjadi masalah bagi mereka.

Marilah kita renungkan sejenak: Adakah satu penyakit yang menambah gairah hidup? Penyakit ringan seperti pilek pun sangat menyusahkan.  Bagaimana dengan penyakit-penyakit lainnya yang lebih berat dari itu.  Jadi, walaupun uang dapat membeli kesembuhan, uang tidak bisa menebus gairah hidup yang telah disita oleh penyakit itu, serta waktu dan efisiensi kerja yang hilang karenanya.

dokter sebagai mitra kesehatan kita dan keluarga


Bagaimanapun juga, setiap orang bertanggungjawab atas kesehatannya masing-masing.  Sebab, walaupun dokter dapat memberikan obat penyembuh, tetapi akhirnya masing-masing kita sendirilah yang dapat memelihara kesehatan kita sendiri.  Dengan bertanggung jawab atas kesehatan sendiri bukan berarti Anda harus menjadi dokter, melainkan menjadikan dokter seorang mitra dalam upaya Anda memelihara kesehatan tersebut.  Suatu saat tertentu masing-masing kita akan membutuhkan keahlian seorang dokter untuk  mencegah penyakit melalui konsultasi, vaksinasi, dan sebagainya, maupun untuk mendiagnosa penyakit yang sudah ada.  Jika Anda telah jatuh sakit mungkin hanya dialah yang dapat menolong Anda.

Oleh karena sang dokter akan berperan sebagai mitra, maka sangatlah bijaksana jika Anda memilih dokter yang tepat bagi Anda, cobalah jawab kuis sederhana di bawah ini dengan memilih jawaban yang  tepat.

(1) Waktu yang paling tepat untuk mencari dan memilih seorang dokter adalah:
a.    Sewaktu Anda sakit.
b.    Sewaktu Anda membutuhkan tenaga tambahan untuk pertandingan olahraga, dan sebagainya.
c.    Sewaktu Anda sehat dan bugar.

(2) Dokter yang paling tepat untuk dokter pribadi Anda adalah:
a.    Ginekolog jika Anda seorang wanita.
b.    Ahli THT jika Anda sering pilek.
c.    Dokter umum atau internis.
d.    Dokter ahli tulang jika rematik Anda sering kambuh.

(3) Kualifikasi apa yang harus dimiliki oleh dokter Anda:
a.    Tamatan dari universitas terkenal.
b.    Bekerja di rumah sakit yang terkenal.
c.    Terkenal di kalangan masyarakat.
d.    Memiliki keahlian khusus.

(4) Sebaiknya dokter Anda berusia:
a.    Sangat tua dan berpengalaman.
b.    Sangat muda dan bersemangat.
c.    Di antara kedua golongan di atas.

(5) Jika dokter Anda memberi penjelasan dengan menggunakan beberapa istilah yang  asing, maka Anda sebaiknya:
a.    Pura-pura mengerti.
b.    Catat istilah itu lalu cari artinya dalam kamus di rumah.
c.    Tanyakan segera kepada dokter tersebut.
d.    Terka-terka apa artinya.

(6) Jika obat-obat  yang dokter berikan tidak menghasilkan perubahan atas penyakit anda, maka:
a.    Naikkan dosis obat itu.
b.    Kurangi dosis obat tersebut.
c.    Segera laporkan kepada dokter Anda.
d.    Berhenti makan obat itu lalu cari dokter yang lain.

(7) Jika Anda tidak sependapat dengan dokter Anda, maka:
a.    Ikuti saja pendapat dokter itu, sebab dia lebih pandai.
b.    Jangan turuti pentunjuknya lalu lakukan apa yang menurut Anda benar.
c.    Nyatakan secara jelas mengapa Anda tidak sependapat dengan dokter itu.
d.    Ganti dokter.

(8) Jika Anda menaruh curiga kepada sesuatu yang mungkin adalah penyebab penyakit Anda tetapi dokter seolah-olah mengabaikannya, maka:
a.    Anda diam saja, sebab dokter lebih tahu daripada Anda.
b.    Ganti dokter sebab dokter Anda kurang teliti.
c.    Nyatakan buah pikiran Anda.
d.   Lebih dahulu cari pendapat dari dokter yang lain sebelum membicarakannya dengan dokter Anda.

(9) Jika Anda malu memperbincangkan sesuatu yang sangat pribadi dan peka dengan dokter Anda, maka:
a.    Jangan perbincangkan itu dengan dia.
b.    Bicarakan secara tidak langsung dengan kiasan.
c.    Katakan apa adanya tanpa rasa malu yang berlebihan.
d.    Utus orang lain untuk membicarakannya dengan dokter Anda.

       Untuk semua pertanyaan, jawaban yang terbaik adalah c, kecuali nomor 3 yaitu a sampai d.
        Semoga kuis yang singkat ini dapat menolong Anda dalam memilih dokter yang tepat sebagai mitra, serta menjalin hubungan yang tepat dengannya.

Friday, 11 October 2013

Cara diet yang salah

Ada dua alasan umum mengapa orang ingin menurunkan berat badan, yakni (1) agar tubuhnya kelihatan indah, dan (2) supaya jauh dari berbagai penyakit.  Kedua alasan tersebut adalah baik.  Akan tetapi, banyak yang melakukannya dengan cara yang kurang tepat dan bahkan berbahaya bagi kesehatan.  Kemungkinan, ini disebabkan oleh populernya maupun mudahnya cara tersebut.  Oleh karena tindakan itu dapat merugikan, maka marilah kita perbincangkan kelemahan dari beberapa cara yang salah untuk menurunkan berat badan seperti yang terdapat di bawah ini.

Ada yang berusaha menurunkan berat tubuh dengan tidak makan pagi maupun siang, lalu makan besar pada malam hari.  Makanan “biasa” satu kali satu hari tidaklah cukup.  Sebab tubuh tidak akan dapat memperoleh gizi yang cukup sehingga tidak akan berfungsi sebagaimana mestinya.  Setelah makan “besar” pada malam harinya, tubuh akan sangat dibebani oleh makanan itu karena umumnya, malam adalah waktu untuk beristirahat secara fisik.  Kemudian, energi yang sisa yaitu yang tidak terpakai oleh tubuh malam itu akan disimpan dalam bentuk lemak.  Semua gizi yang dibutuhkan oleh tubuh harus disuplai secara teratur.  Itulah sebabnya setiap orang perlu makan secara teratur.


Jajanan tidak akan dapat menggantikan makanan utama.  Vitamin pun tidak dapat menyediakan protein, lemak, maupun karbohidrat yang memadai bagi tubuh.  Vitamin tambahan yang dimakan akan terbuang begitu saja jika tidak disertai dengan makanan yang seimbang.  Ada yang hanya jajan sebagai pengganti makanan utama dari pagi sampai jam tidur.  Ini sangat tidak baik bagi tubuh sebab kebanyakan jajanan berkalori tinggi, lemak banyak, dan mengandung hanya sedikit dari gizi-gizi yang dibutuhkan oleh tubuh.

Beberapa perusahaan berusaha mengiklankan produk-produk barunya yang dapat menurunkan berat tubuh.  Ada yang dalam bentuk pil, minuman, dan ada pula yang dalam bentuk paket makanan.  Dr.  Morton B. Glenn, setelah bekerja lebih dari 20 tahun dalam bidang ilmu gizi mengatakan bahwa obat-obatan diet dirancang sedemikian rupa sehingga akan mengurangi nafsu makan, dan banyak di antara berfungsi sebagai perangsang (stimulan).  Selanjutnya dia mengatakan; “pil-pil tersebut akan membuat yang mengkonsumsinya susah tidur, meningkatkan tekanan darah dan denyutan jantung, dan dapat menimbulkan efek sampingan seperti alergi, kecanduan, dan sebagainya.

Saya pernah melihat penjualan sabuk “magnet” yang menurut pembuatnya akan mengurangi lemak pada bagian perut jika dikenakan dalam jangka waktu tertentu.  Dr.  Kenneth Rose dari American Medical Association mengatakan bahwa memang sabuk “magnet” yang dijual di pasaran akan seolah-olah berhasil mengurangi lamak dari lingkaran bagian perut tersebut.  Sebenarnya bukanlah lemak yang dikurangi, melainkan cairan tubuhlah yang “diperas” keluar dari sana dengan menjepitnya.  Sialnya, cairan tersebut akan kembali lagi setelah tidak menggunakan sabuk itu dalam beberapa hari kemudian.

Banyak di antara tips diet yang dijajakan dapat menyebabkan penurunan berat tubuh secara drastis dan cepat.  Akan tetapi, hal ini tidak akan bertahan untuk jangka waktu yang lama sebab menurut para pakar ilmu gizi, banyak dari berat tubuh yang hilang itu adalah berat air yang keluar dari tubuh.

Umumnya, formula diet tidaklah seimbang dalam kandugan gizinya sehingga dapat membahayakan kesehatan jika digunakan dalam jangka waktu yang cukup lama.  Contohnya, dengan diet protein tinggi seseorang akan kekurangan mineral-mineral, vitamin, dan gizi lainnya.  Jika terlalu banyak protein yang dicerna dalam tubuh, ginjal akan mendapat beban tambahan untuk membuang sisa-sisa nitrogen protein itu.

Profesor Sarah H. Short, dari Syracuse University di AS mengatakan bahwa sangatlah sulit untuk memperoleh semua gizi yang dibutuhkan tubuh dari menu diet yang kurang dari 1200 kalori, yaitu jumlah kalori maksimum dari kebanyakan menu formula diet.

Cara lain untuk mengurangi berat tubuh adalah dengan operasi yaitu dengan memotong usus agar lebih pendek sehingga mengurangi permukaan penyerapannya.  Operasi jenis ini memiliki risiko yang sangat tinggi, dan bahkan dapat lebih berbahaya daripada overweight maupun obesitas itu sendiri.

Riset membuktikan bahwa 95% dari mereka yang berdiet akan overweight kembali setelah berhenti berdiet sebab kebiasaan makan yang lama akan kembali.  Demikiam dinyatakan oleh Dr. Howard Shapiro, Ahli diet dari New York (AS).  Ini disebabkan karena umumnya diet yang menekankan penurunan berat badan secara drastis tidak mengikutsertakan penanggulangan masalah kebiasaan makan.

Memang tidak ada jalan pintas yang baik untuk menurunkan berat badan.

Wednesday, 17 July 2013

Cara menghitung berat badan yang ideal

Overweight atau berat badan berlebih berbeda dari obesitas.  Seseorang dikatakan Overweight jika berat tubuhnya 10%  berada di atas berat idealnya.  Sedangkan obesitas adalah berat tubuh yang 20% lebih daripada berat idealnya, dan lebih ditandai oleh lemak tubuh yang berlebihan.  Banyak orang yang bekerja dengan duduk setiap hari, tidak aktif olahraga secara rutin dan tidak Overweight, tetapi tubuhnya mengandung terlalu banyak lemak.

Konsep modern tentang berat tubuh ideal menyatakan bahwa berat tubuh yang ideal bagi seorang wanita pada umur 22 tahun, harus dipertahankan seumur hidupnya.  Sedangkan untuk pria, berat tubuh ideal pada umur 25 tahunlah yang harus tetap dipertahankan.

Ada tiga cara yang praktis walaupun tidak ilmiah untuk mencari tahu apakah Anda Overweight atau tidak.

1. Tes Cermin: 
Jika semakin bercermin Anda kelihatan gemuk, kemungkinan Anda memang kegemukan.

2. Tes Cubit: 
Cobalah cubit kulit di belakang lengan atas Anda.  Berat badan Anda normal jika tebal lemakpun adalah antara 1,0–2,5 cm.  Kurang atau lebih dari itu menunjukkan bahwa Anda terlalu kurus atau terlalu gemuk.

3. Tes Loncat: 
Cobalah meloncat di tempat.  Jika ada bagian tubuh Anda yang seharusnya tidak ikut berguncang tapi ikut berguncang maka yang ikut berguncang itu adalah lemak.

Cara yang lain adalah dengan mengurangi tinggi badan Anda (cm) dengan 100 dan hasilnya dikurangi 10%-nya.  Contoh: Seorang yang mempunyai tinggi badan 166 cm, memiliki berat badan yang ideal sebesar:
       
    (166 – 100) – 10% (166 – 100)
            =  (166 – 100) – (10/100 x 66)
            =  66 – 6,6
            = 59,4.

Jadi, berat badan ideal untuk orang yang mempunyai tinggi badan 166 cm adalah 59,4 kg.  Akan tetapi, ini pun tidak mutlak sebab ini adalah berat rata-rata.  Dan, boleh saja seseorang tidak terlalu tinggi tapi berotot besar sehingga perhitungannya dapat menunjukkan bahwa dia overweight akan tetapi tubuhnya tidak terlalu berlemak.  Atau mungkin tulang-tulangnya besar dan berat, atau mungkin juga sebaliknya dimana tulang-tulangnya lebih kecil daripada ukuran rata-rata.  Inilah sebabnya mesti diperlukan satu tabel yang telah mempertimbangkan hal-hal itu.

Cara menghitung berat badan yang ideal

Tabel berikut ini adalah tabel tinggi-berat badan yang dibuat dengan mempertimbangkan hal-hal di atas dan yang telah dicocokkan dengan tubuh orang-orang Asia Tenggara.  Jadi, cocokkanlah tinggi tubuh Anda dengan berat badan Anda.  Contoh: Jika tinggi Anda (pria) 166 cm, maka berat ideal 10% di atas 64,4 kg atau sekitar 71 kg ke atas.  Sedangkan obesitas adalah di atas 77,3 kg ( 20% di atas 64,4 kg).

Pertahankanlah berat tubuh Anda agar tetap berada dalam kisaran ukuran berat badan yang ideal.  Jangan tergoda untuk mempercayai sebutan populer yang mengatakan: “Gemuk berarti makmur.” Tubuh yang gemuk boleh jadi berarti makmur dari segi kandungan lemaknya, namun belum tentu makmur dari segi kesehatannya.

CB Blogger Lab

▲
Top