Showing posts with label body. Show all posts
Showing posts with label body. Show all posts

Wednesday, 29 April 2015

Apa Benar Makan Terong Bikin Loyo? Temukan Jawabannya di Sini!


Ketika pelayan mengantarkan pesanan makanan saya, tiba-tiba Iksa, salah seorang teman kantor, langsung heboh. Memang ada yang salah dengan makan  siang yang saya pesan? Nasi, telur dadar, sayur singkong, satu buah terong rebus dengan ukuran yang cukup besar, dan sambal hijau. 
www.amazine.co
 Ternyata usut punya usut terong rebuslah yang membuat Iksa yang memang pada dasarnya heboh menjadi semakin heboh lagi.

”Aduhhh untung terongnya kamu yang pesan. Kalau laki-laki dilarang makan terong karena bisa menyebabkannya menjadi kurang jantan di ranjang. Terbukti dengan suamiku. Suatu hari  dia makan terung balado yang enak banget. Namun akhirnya dia menyesal. Biasanya kami bisa bercinta hingga 6 kali. Tapi malam itu, cuma empat kali dia langsung KO.”

Tentu saja semuanya langsung tertawa terbahak-bahak mendengar ocehan polos Iksa. Beberapa teman yang sudah menikah justru menanggapi hal yang berbeda. “Kuat banget, satu malam bisa 6 kali.”

Namun saat ini kita tidak akan membahas 4, 5, atau 6 kali bercinta. Kita akan membahas apakah benar yang dikatakan Iksa mengenai berkurangnya keperkesaan pria akibat memakan sayuran ungu tersebut.

Menurut dr.Tris Yurica, belum ada pembuktian secara medis mengenai hubungan makan terong dengan menurunnya kejantanan seorang pria di ranjang. Itu hanya sekadar mitos. Ini akibat orang-orang yang mengasosiakan kesamaan bentuk penis dan terong. Namun jelas-jelas dua hal tersebut sangat berbeda. Jika terangsang, pembuluh darah pada  penis akan terisi hingga menyebabkannya menegang. Beda dengan terong. Ketika sudah direbus, terus tidak akan pernah kembali ke bentuknya semula.

Masih menurutnya, ketika lelaki merasakan penurunan hasrat seksual setelah makan terong seperti yang dirasakan oleh suami Iksa, kemungkinan besar hal tersebut terjadi karena adanya sugesti. Kemungkinan lainnya dia terlalu lelah pada hari itu sehingga terjadi penurunan stamina pada saat bercinta. Dua hal tersebut yang kemungkinan terjadi pada dirinya.

Malahan menurut dr. Tris Yurica, terong justru memiliki kandungan flavonoid yang berkhasiat sebagai antioksidan dan memperlancar sirkulasi darah. Dengan demikian, aliran darah menuju penis menjadi semakin lancar dan deras yang membuat pria menjadi lebih jreng. Selain itu, terong juga memiliki zat-zat penting lainnya yang berfungsi menjaga kesehatan jantung, mencegah kanker, dan dapat menjaga berat badan.

Jadi, apa yang selama ini ditakutkan oleh pasangan suami istri benar-benar salah. Oleh karena itu, Anda tak perlu takut jika ingin memasak sayuran tersebut untuk hidangan makan keluarga malam ini. Selamat menikmati malam yang indah!

Tuesday, 14 April 2015

Ngeri.... Fast Food Menyebabkan Pertumbuhan Jamur di Otak


Obrolan siang ini dengan teman satu kantor  bikin merinding. Setelah ngalor-ngidul dengan berbagai tema, kami sampai pada tema bahwa jamur juga bisa tumbuh di otak. Kejadian yang mengerikan tersebut menimpa salah satu teman lamanya. Menurut diagnosis dokter hal tersebut terjadi akibat terlalu sering mengonsumsi makanan cepat saji. 
www.freedigitalphotos.net
Sebut saja namanya Wita. Beberapa tahun yang lalu dia tinggal di Sidney dan bekerja serabutan di negara kangguru tersebut. Pada saat itulah Wita mengaku kurang memperhatikan asupan makanannya. Hampir setiap hari dia mengonsumsi makanan  siap saji. Akibatnya dia sering merasakan pusing yang hebat dan suatu hari dia jatuh pingsan di tempat kerjanya tanpa ada alasan yang jelas. Setelah berkonsultasi ke dokter, Wita kemudian melakukan CT-Scan. Hasilnya ada jamur yang tumbuh di otaknya.  Seram sekali!

Dokter pun menyarankannya untuk mengikis jamur yang bersarang di otaknya tersebut. Operasi pun dilakukan di Penang. Sayangnya, setelah operasi Wita kehilangan salah satu penglihatannya. Dampak lainnya dia juga sering lupa dengan hal-hal yang baru saja terjadi, seperti dengan  siapa saja dia bertemu dan untuk keperluan apa. Keluarganya pun sangat khawatir jika membiarkan dia bepergian sendiri.

Saat ini dia dilarang untuk tidak berpikir terlalu berat terhadap suatu apa pun. Dia masih rutin memeriksakan diri apakah jamur tersebut masih tumbuh atau tidak. Bersyukurnya menurut dokter sekarang dia sudah terbebas dari jamur tersebut.

Aturan Makan Cepat Saji
Saya kurang mengerti bagaimana secara medis kandungan dalam makanan cepat saji menyebabkan tumbuhnya jamur di dalam tubuh. Prosesnya bukanlah hal yang penting, tetapi fokuslah terhadap cara menghindari hal-hal buruk tersebut terjadi dalam hidup kita. Dr. Kathy McManus, anggota Dewan Penasihat Fitnes dan Direktur Departemen Nutrisi di Rumah Sakit Wanita Brigham Boston, mengatakan makan makanan cepat saji dua kali sebulan bukan masalah besar. Lebih dari itu Anda akan rentan terhadap naiknya berat badan dan tentu saja akan mengakibatkan banyak masalah kesehatan lainnya.

Bagi Anda yang setiap hari mampir ke restoran cepat saji, kisah Wita bisa jadi pertimbangan ketika ingin memilih tempat makan. Begitu juga para ibu yang ingin segalanya serba instan, misalnya membawakan bekal anak dengan sosis, nugget, karage goreng, dan mie instan.  Lebih baik luangkan waktu yang lebih untuk berbelanja dan memasak sendiri makanan-makanan yang sehat. Biasakan keluarga Anda untuk mengasup  berbagai jenis makanan, mulai dari protein, karbohidrat, hingga serat sehingga baik bagi kesehatan.

Kisah Wita bisa menjadi motivasi ibu untuk memperhatikan makanan yang akan diasup oleh keluarga kita. Jangan sampai hal-hal buruk menimpa orang-orang yang kita kasihi. Mulailah gaya hidup sehat mulai sekarang!

Monday, 13 April 2015

Kuning Telur yang Berwarna Kebiru-biruan Berkurang Kandungan Proteinnya


Saya tidak suka jika warna kuning telur rebus berubah menjadi menjadi kebiruan-kebiruan di lapisan terluarnya. Warnanya menjadi tidak cantik dan natural. Oleh karena itu, saya selalu mengusahakan agar kuning telur tak berubah warna setelah direbus. Hingga suatu saat saya tahu, kebiasaan untuk menghasilkan kuning telur dalam warna natural (kuning) adalah sesuatu yang baik. Karena menurut penelitian, kuning telur yang sudah berubah warna menandakan kandungan protein dalam telur tersebut sudah berkurang.
www.freedigitalphotos.net

Perubahan warna kuning telur mengindikasikan munculnya senyawa besi dan sulfur pada telur rebus. Meskipun ini tidak membahayakan tubuh dan juga  tidak menyebabkan perubahan rasa pada telur, sepertinya Anda perlu mengetahui tips merebus telur dengan baik sehingga kandungan protein yang ada dalam telur dapat terserap seluruhnya oleh tubuh. Tidak berkurang pada saat proses pemasakan. Oleh karena itu, selalu perhatikan berapa lama telur boleh direbus serta tips-tips lainnya untuk mendapatkan telur yang matang sempurna. Berikut tips-tips yang dapat Anda lakukan.

Waktu Merebus
Perubahan warna lapisan terluar kuning telur terjadi karena terlalu lama merebus telur. Oleh karena itu, selalu gunakan stop watch ketika hendak merebus telur. Waktu yang ideal untuk merebus telur adalah 10 menit. Namun jika Anda menginginkan telur yang sedikit lunak, cukup merebusnya dalam waktu enam menit. Setelahnya, taruh telur ke dalam  air dingin sehingga telur menjadi dingin. Pengelupasan nantinya dapat mudah dilakukan jika Anda melakukan proses tersebut.

Selain itu jika Anda juga terlalu lama merebusnya, tekstrur telur pun menjadi seperti karet jika dimakan.

Beri Jarak Antar-Telur
Jika Anda memasak beberapa telur sekaligus, beri jarak antar-telur sehingga telur lebih mudah masak. Jangan memasukkan banyak telur dalam satu panci. Jika terlalu padat, telur lebih berisiko berbenturan sehingga menyebabkan telur menjadi retak. Setelahnya, puutih telur merembes mengotori air rebusan telur. Selain itu,  pastikan ketinggian telur melebihi telur itu sendiri.  

Normakan Suhu Telur
Jika Anda menaruh telur dalam lemari es, jangan langsung menaruhnya ke  dalam air panas. Diamkan telur hingga beberapa menit sehingga suhunya sama dengan  suhu kamar. Jika sudah begitu, barulah Anda merebusnya. Dengan demikian, Anda tak membutuhkan waktu yang lebih lama untuk merebusnya dan telur pun terhindar dari kerusakan.https://www.blogger.com/blogger.g?blogID=4251261051054910883#editor/target=post;postID=7186991943248664573

Friday, 10 April 2015

Jangan Beli Ayam Goreng yang Sudah Lebih dari Empat Jam Digoreng


Ayam goreng tepung renyah merupakan makanan favorit anak-anak di mana pun. Oleh karena itu, banyak bermunculan penjual ayam goreng, mulai dari pedagang kaki lima hingga restoran. Namun untuk menjaga kesehatan, jangan beli ayam goreng yang sudah dipajang di etalase lebih dari empat jam.
www.freedigitalphotos.net

Sebagai seorang ibu kita memang harus memastikan bahwa makanan yang kita sajikan adalah makanan yang sehat. Namun tidak setiap saat kita memiliki waktu untuk memasak makanan sendiri. Ada saatnya kita membeli makanan yang tidak kita ketahui bahan, bumbu, dan cara memasaknya.

Kita harus jeli dan aktif menanyakan hal-hal tersebut sehingga makanan yang kita beli benar-benar sehat dan layak dimakan. Namun khusus untuk ayam goreng, ada satu hal yang sangat penting Anda tanyakan, yaitu jam berapa ayam tersebut digoreng.  Menurut Bapak Irwan, pengelola Restoran ayam goreng Hefchick, ayam goreng paling baik dikonsumsi sebelum 4 jam setelah digoreng. Setelah waktu tersebut, lebih baik Anda jangan membelinya. 

Ayam yang sudah lebih dari empat jam sejak digoreng sudah “diserang” oleh koloni kuman yang berasal dari udara. Ayam goreng tersebut sudah tidak baik untuk dikonsumsi meskipun masih enak dan renyah. Hal-hal sederhana ini penting untuk diketahui oleh para ibu. Ibu jangan segan-segan menanyakan tersebut ketika ingin membeli ayam goreng.

Minyak Padat Versus Minyak Cair
Hal penting lain yang perlu diperhatikan adalah apakah penjualnya menggunakan minyak padat atau minyak yang seperti ibu gunakan di rumah. Masih menurut Bapak Irwan,  ibu lebih baik memilih penjual ayam goreng yang menggunakan minyak padat. Mengapa demikian? Karena minyak padat diperuntukkan untuk keperluan non-rumah tangga. Titik didihnya lebih tinggi dibandingkan minyak cair biasa. Titik didih berpengaruh terhadap risiko kanker. Jadi, akan lebih sehat menggunakan minyak padat dibandingkan minyak cair karena kebutuhannya memang berbeda.

Hal-hal sederhana tersebut amat perlu ibu perhatikan. Hal kecil berawal dari hal-hal besar. Semoga Anda dan keluarga selalu dalam keadaan sehat.



Wednesday, 8 April 2015

Ihhhh..... Sate Dapat Menyebabkan Kanker


Ada kabar yang kurang mengenakkan bagi para penggemar sate. Menurut penelitian makanan khas Indonesia ini adalah salah satu pemicu berkembangnya sel kanker di dalam tubuh manusia.  Mengerikan sekali bukan! Namun begitu, jangan langsung mencoret makanan ini dalam menu favorit Anda. Ketahui dahulu bagaimana makanan ini dapat menjadi pencetus timbulnya penyakit tersebut dan bagaimana cara melakukan pencegahannya.
www.freedigitalphotos.net
Seperti kita ketahui sate diproses dengan cara dibakar dengan menggunakan arang. Karena diproses dengan cara itulah, ada bagian-bagian sate yang gosong karena pembakaran terlalu berlebihan. Namun, biasanya justru bagian yang gosong memberikan sensasi yang berbeda bagi lidah. Kita langsung saja mencaploknya tanpa perlu membuang bagian tersebut. Apalagi jika sudah dicampurkan dengan bumbu sate lalu dimakan dengan bawang. Rasanya makin maknyosss.

Namun faktanya adalah ketika daging sudah menggosong, daging yang awalnya baik bagi kesehatan berubah seketika menjadi bahan yang bersifat karsinogenik, yaitu agen yang menyebabkan timbulnya sel-sel kanker dalam tubuh.

Nah jika sudah begitu, berarti bukan hanya sate saja yang menyebabkan kanker. Berarti semua makanan yang dibakar dapat menyebabkan kanker, dari ikan bakar, ayam bakar, hingga steak.Ya Anda benar sekali. Bahkan bukan hanya makanan yang dipanggang saja yang bisa menyebabkan kanker, melainkan makanan yang digoreng pun dapat menyebabkan kanker jika makanan tersebut gosong. Oleh karena itu, usahakan memasak dengan sempurna sehingga tak ada bagian-bagian yang gosong.

Namun sulit jika tidak ada bagian-bagian gosong jika cara memasaknya adalah dengan cara dipanggang. Apalagi jika pembakarannya dilakuakan sangat tradisional,  seperti cara panggang tukang sate yang menggunakan arang dan kipas manual ini. 

Ini Cara Mencegahnya
Masa iya kita harus membuang makanan-makanan tersebut dari menu favorit kita?  Tentu saja tidak, sayang sekali jika kita berhenti mengunyah sate madura hingga sate padang. Lakukan saja hal-hal berikut agar Anda terhindar dari penyakit ini.

  1. Sebelum makan, pisahkan bagian-bagian yang gosong tersebut di pinggir piring Anda. Hal ini untuk meminimalkan masuknya zat-zat karsinogenik ke dalam tubuh Anda. Usaha ini tentunya membutuhkan kesabaran apalagi jika Anda memakan sate yang ukuran dagingnya biasanya mini.
  2. Makanlah mentimun setelah memakan makanan yang dibakar. Mentimun mengandung saponin, yaitu zat anti-kanker. Saponin terdapat pada bagian pahit mentimun. Oleh karena itu, jangan buang bagian ujung mentimun yang terasa pahit. Makan saja supaya bisa menangkal penyakit yang belum ditemukan obatnya ini.

Sekarang tak perlu takut untuk memesan makanan-makanan tersebut. Lakukan saja dua hal tersebut agar terhindar dari penyakit. Just enjoy the living with the delicious food!



CB Blogger Lab

▲
Top