Tuesday, 25 March 2014

Tips Kesehatan Gigi, Penyebab Gigi Keropos

Gigi selain berfungsi sebagai alat pengunyah makanan, juga sebagai pelengkap senyuman di wajah kita. Bayangkan jika gigi kita ompong misalnya, tentu ada yang kurang dengan senyuman itu. Badan kesehatan sedunia mencatat  telah dikenal lebih dari 500 jenis penyakit serta kelainan gigi.  Satu di antaranya yang paling banyak diderita manusia adalah gigi berlubang yang disebabkan oleh pembusukan.  Walaupun penyakit ini yang paling umum, namun penyakit ini juga merupakan salah satu penyakit yang sebenarnya paling mudah dicegah.

Walaupun penyakit gigi tidak mengancam nyawa sebagaimana penyakit-penyakit lainnya, tetapi ada satu fakta yang membuatnya sama dengan yang lainnya, yaitu: pencegahannya lebih mudah daripada pengobatannya.  Mencegah penyakit ini berarti menghemat jutaan jam kerja yang tersita setiap tahunnya untuk mengobati dan merawat gigi yang berlubang karena membusuk.

Hal-hal yang dapat menyebabkan kerusakan gigi


Di samping pergesekan yang membuatnya aus, serta kerusakan mekanis lainnya yang membuatnya pecah dan patah, maka ancaman utama lainnya terhadap kesehatan gigi adalah bakteri.  Bakteri dapat menyebabkan pembusukan gigi.  Mulut manusia adalah tempat yang ideal bagi pertumbuhan bakteri selain hangat, gelap, basah, juga karena terdapatnya sisa-sisa makanan yang menjadi sumber makanan bagi bakteri tersebut.

Penelitian menunjukkan bahwa dengan alasan yang kurang jelas, air liur memiliki peran dalam pencegahan pembusukan gigi.  Akan tetapi, tidak semua bagian dari gigi dan gusi dapat dijangkau oleh air liur.  Namun, justru air liur itu sendiri juga mengandung  jutaan bakteri dari berbagai jenis.


Para pakar ilmu kesehatan gigi telah menghitung bahwa dalam setiap 30 gram air liur bisa terdapat sampai 22 milyar bakteri.  Bahkan mulut yang sehat dan bersih sekalipun dapat mengandung lebih dari 10 jenis bakteri dan protosoa.  Paling sedikitnya ada tiga jenis bakteri yang dapat menimbulkan pembusukan gigi.

Penyebab sakit gigi dan kerusakan gigiSeperti makhluk hidup lainnya, bakteri pembusuk gigi juga mengeluarkan atau membuang limbah proses pencernaan.  Limbah ini adalah asam kuat yang dapat mengikis email gigi lalu melubanginya.  Email adalah lapisan terluar dari gigi dan merupakan zat yang paling keras dalam tubuh.  Sekali proses pengikisan ini berhasil menembus email gigi, maka bakteri tersebut akan menyerang lapisan berikutnya yaitu dentin.  Lalu, oleh karena 30% dari dentin adalah zat organik dibandingkan dengan 5% pada lapisan email, maka proses pembusukan pada lapisan ini akan berlangsung lebih cepat.

Jika proses pembusukan ini tidak dihentikan di sini, maka bakteri tersebut akan seterusnya masuk ke rongga gigi, dimana mereka akan berkembang biak dengan cepat lalu menimbulkan radang.  Jika ini tidak ditanggulangi segera, maka bakteri tersebut akan menyebar melalui pembuluh darah ke organ-organ tubuh lainnya, lalu menimbulkan beberapa penyakit yang di antaranya adalah radang selaput tulang yang disebut osteomyelitis dan satu penyakit jantung yang berbahaya yang disebut endokarditis.

Jadi, sebenarnya pembusukan gigi dapat diakibatkan oleh proses pembiakan bakteri-bakteri pembusuk gigi dalam mulut yang berlangsung secara tidak disengaja.  Sisa makanan yang kecil sekalipun cukup untuk menghidupi jutaan bakteri selama 24 jam atau lebih.  Makanan yang paling disukai oleh bakteri adalah gula putih (gula pasir).  Itulah sebabnya mengapa jajanan yang manis, seperti permen atau coklat apalagi yang dapat lengket di gigi, tidaklah baik untuk gigi.  Hal ini bukan berarti bahwa gula merupakan sebuah pantangan bagi mereka yang ingin memiliki gigi yang sehat. Makanan manis tidak telalu mengancam jika dimakan dengan makanan lainnya karena makanan itu akan mengencerkan gula tersebut lalu menyapu gula itu dari gigi sewaktu makanan tersebut ditelan.

Hal lain yang menyumbang kepada proses pembusukan gigi adalah pembentukan plak yang mengeras.  Plak adalah lapisan kotoran yang terdapat pada permukaan gigi yang belum dibersihkan.  Lapisan ini terbentuk oleh sisa-sisa makanan yang tertinggal setelah setiap kali makan.  Pada lapisan inilah bakteri-bakteri yang ada akan hidup dan berkembang biak.  Proses ini terjadi setiap hari.  Itulah sebabnya mengapa perlu menyikat gigi setiap hari.  Jika tidak dibersihkan, maka lapisan plak ini akan bercampur dengan lendir serta sel-sel dari lapisan permukaan dalam mulut dan dengan garam-garam mineral yang ada, lalu lama-kelamaan membentuk karang gigi.

Yang terbaik adalah menyikat gigi setiap kali selesai makan, terutama sebelum tidur malam.  Tetapi, seumpama tidak dapat menyikat gigi setelah makan, paling sedikit usahakanlah berkumur.  Sisa-sisa makanan yang tertinggal pada gigi sepanjang malam sangat berbahaya. Jangan gunakan sikat gigi yang kasar sebab ini dapat melukai gusi.  Gunakanlah pasta gigi yang mengandung fluor.

Riset yang baru-baru ini diadakan di University of Iowa menunjukkan bahwa waktu rata-rata yang ideal untuk menyikat gigi adalah 5 menit.  Dengan menyikat gigi selama 2,5 menit, hanya 25% dari kotoran gigi yangbisa dibersihkan.


Bukan hanya asam yang berasal dari bakteri yang dapat merusak enamel gigi,  cuka dapur pun bisa. Itulah sebabnya masalah kerusakan gigi banyak ditemukan di kalangan masyarakat yang menyukai makanan yang asam karena banyak cuka.

Perubahan suhu gigi yang mendadak  atau sekitar 100C cukup berbahaya karena dapat meretakkan enamel gigi. Inilah sebabnya memakan atau meminum yang panas dan dingin sekaligus tidaklah baik untuk kekuatan gigi.


Adalah bijaksana untuk mengunjungi dokter gigi 2 kali setahun untuk pembersihan dan pemeriksaan.  Apa saja yang kita lakukan untuk memelihara gigi kita, akan menentukan tingkat kesehatannya. Gigi tidak pernah mati sendiri. Kita sendirilah yang membunuhnya. Maka dari itu mari sejak sekarang jaga kesehatan dan kebersihan gigi, terlebih kepada anak kita diajarkan kebiasaan menggosok gigi dan menjaga kebersihan mulut secara teratur. Bagaimanapun kesehatan gigi sangat berhubungan erat dengan kesehatan rongga mulut seperti bau mulut, simak juga tips menghilangkan bau mulut

Penyebab Kegemukan/Obesitas Anak

Obesitas atau Kegemukan dapat terjadi pada siapa saja, balita, remaja bahkan orangtua sekalipun dan tidak memandang jenis kelamin. Obesitas yang biasa juga disebut overweight atau berat badan berlebihan tentu saja membuat repot, memang di masa balita mungkin tidak terlalu berdampak, namun setelah menginjak remaja, tentu menjadi masalah yang serius karena dapat mengganggu aktivitas keseharian.

Penyebab Obesitas

penyebab obasitas pada anak
image by healthdetik
Overweight dan Obesitas terjadi karena makanan yang dimakan mengandung  kalori lebih banyak daripada kebutuhan kalori yang dapat digunakan dan dibutuhkan oleh tubuh.  Sehingga kelebihan energi ini disimpan oleh tubuh dalam bentuk lemak.  Sebaliknya, jika kalori yang terpakai lebih banyak daripada yang diperoleh dari makanan, maka cadangan kalori yang berada dalam bentuk tersebut akan digunakan oleh tubuh sebagai sumber energi.

Akan tetapi, melihat kondisi overweight maupun obesitas dari segi ini, maka sama mudahnya dengan mengatakan bahwa mereka yang mabuk alkohol adalah mereka yang meminum alkhohol lebih banyak daripada yang dapat ditoleransi oleh tubuh mereka.  Sekarang kita lihat berbagai penyebab obesitas yang saling berhubungan satu dengan yang lainnya.


1. Obesitas karena Faktor Keturunan. 


Di antara sifat-sifat fisik yang diturunkan adalah jenis bentuk tubuh.  Mereka yang cenderung menjadi “bulat” (endomorph), harus lebih waspada memperhatikan berat tubuhnya daripada yang cenderung menjadi kurus (ectomorph).  Mereka yang cenderung berotot (mesomorph) cenderung untuk tidak akan memiliki masalah soal berat tubuh.  Hanya sedikit orang yang benar-benar dapat digolongkan ke dalam hanya satu golongan yaitu endomorph, mesomorph, atau ectomorph.  Kebanyakan orang memiliki kombinasi ketiga sifat tersebut.

Sebuah penelitian di Amerika Serikat (Boston University) memaparkan bahwa sekitar 40% dari anak-anak yang kegemukan, salah satu orangtuanya juga kegemukan.  Sedangkan bila kedua orang tuanya kegemukan maka 80% dari anak-anaknya akan kegemukan juga.  Tetapi hanya 9% dari anak-anak itu yang kegemukan dimana kedua orang tuanya tidak kegemukan.  Tidaklah jelas apakah memang masalah kegemukan adalah masalah keturunan.  Tapi yang jelas kebiasaan  makan, berolahraga, dan cara bekerja anak-anak, sangat dipengaruhi oleh cara dan kebiasaan orang tua mereka.

2. Kegemukan karena faktor fisiologis.


Para ahli riset percaya bahwa beberapa orang menjadi kegemukan karena sistem atau mekanisme pengontrolan nafsu makannya (apostat) tidak berfungsi dengan baik.  Pada manusia normal, sistem apostatnya akan menurunkan bahkan mematikan nafsu makan tepat pada waktunya jika sudah terasa kenyang.  Namun jika hal ini tidak berjalan dengan semestinya maka dia akan tetap ingin makan.

2. Faktor Budaya/Kebiasaan.  


Bayi-bayi yang gemuk bagi kebanyakan orangtua dianggap sebagi bayi yang sehat.  Sehingga banyak orang tua yang berusaha membuat bayinya “sehat” dengan memberikan terlalu banyak susu yang biasanya adalah susu botol.  Bayi yang terlalu gemuk pada usia enam minggu  pertama memiliki kecenderungan tumbuh menjadi remaja yang mengalami obesitas.  Beberapa penelitian menunjukkan bahwa 80% dari anak-anak yang kegemukan  tumbuh menjadi orang dewasa yang menderita obesitas.

3. Faktor Psikologi.  


Beberapa orang akan mencari makanan jika sedang mengalami gangguan emosi seperti ketegangan pikiran, kekecewaan, tekanan mental maupun kesepian.  Satu riset tentang obesitas menghasilkan beberapa alasan psikologis yang menyebabkan seseorang memiliki berat badan berlebihan.

•    Makan terlalu banyak karena stres yang tidak diketahui sebab-musababnya.

•    Makan terlalu banyak karena makanan adalah pelipur lara.

•    Makan terlalu banyak sebagai gejala penyakit pikiran yang mendalam.

•    Makan terlalu banyak karena kecanduan makanan berkalori tinggi.

Karena makan terlalu banyak, maka para “penderita” ini akan bertambah gemuk.  Selanjutnya tubuh yang gemuk dapat menjadi beban mental sehingga mereka dapat mengalami depresi.  Depresi inilah yang selanjutnya akan mendorong mereka untuk makan lebih banyak.  Kejadian ini dapat menjadi suatu lingkaran setan yang semakin merunyamkan masalah.

Masalah kegemukan lebih dari sekedar makan terlalu banyak atau kegiatan fisik yang sangat minim.  Banyak faktor yang terkait dalam timbulnya kondisi ini.

Saturday, 15 March 2014

10 Manfaat Kalsium Bagi Kesehatan

Kalsium adalah mineral yang paling umum terdapat di dalam tubuh kita. Kalsium terutama terdapat di dalam jaringan tulang. Diperkirakan sekitar 99% kalsium terdapat di dalam tulang dan gigi. Sekitar 1% lainnya terdapat dalam darah, otot, dan cairan antara sel. Tubuh kita selalu membutuhkan asupan kalsium. Sebagian kalsium akan hilang dari tubuh melalui urin, feces, dan keringat. Kalsium yang hilang umumnya dapat digantikan melalui asupan kalsium dari makanan. Kalsium banyak terdapat dalam makanan dari sumber nabati maupun hewani.

Potassium banyak terdapat dalam berbagai jenis bahan makanan baik yang berasal dari tumbuhan maupun dari hewan. Contoh makanan yang mengangandung potassium antara lain kentang, tomat, brokoli, seledri, ubi jalar,  alpukat, nanas, kacang merah, kacang almond, biji bunga matahari, susu, yogurt, daging sapi, ayam, dan ikan.

Berikut ini ada 10 manfaat kalsium bagi kesehatan:

1. Mengendalikan Tekanan Darah

Kadar sodium yang terlalu tinggi dalam tubuh dapat meningkatkan tekanan darah. Potassium dapat mencegah naiknya tekanan darah akibat kelebihan sodium sehingga mengurangi resiko tekanan darah tinggi (hipertensi).

2. Menjaga Kepadatan Tulang

Banyak makan makanan yang mengandung potassium dapat mengurangi resiko osteoporosis (tulang keropos) karena potassium berperan dalam menjaga kepadatan tulang. Hal ini dikarenakan potassium membantu tubuh memanfaatan kalsium terutama untuk pembentukan tulang.

3. Menjaga Keseimbangan Air dalam Tubuh

Potassium berperan dalam mempertahankan keseimbangan optimal cairan dalam tubuh. Sel-sel yang berbeda memerlukan keseimbangan air yang berbeda pula agar berfungsi optimal dan potassium membantu sel-sel mengatur keseimbangan ini.

4. Menetralisir Keasaman dalam Tubuh

Potassium adalah salah satu unsur yang bersifat basa. Zat yang bersifat basa bermanfaat menetralkan kelebihan asam dalam tubuh yang dapat merugikan tubuh.

5. Menjaga Kesehatan Kulit

Mencukupi kebutuhan harian potassium juga memberikan manfaat bagi kesehatan kulit. Potassium membantu pertumbuhan sel-sel kulit dan membantu menjaga kelembaban sel-sel kulit.

6. Menjaga Fungsi Otot

Potassium dikenal sebagai nutrisi yang berperan penting dalam menjaga fungsi otot dalam berkontraksi dan berelaksasi. Kekurangan potassium dalam tubuh dapat menyebabkan kram otot dan lemah otot.

7. Membantu Menghasilkan Energi

Tubuh kita juga memerlukan potassium untuk membantu proses metabolisma tubuh. Metrabolisma adalah proses mencerna, mengolah, dan mengubah makanan menjadi energi untuk keperluan fungsi organ dan aktivitas fisik.

8. Mengurangi Resiko Batu Ginjal

Banyak makan makanan yang mengandung potassium diketahui dapat meresiko terbentuknya batu ginjal. Hal ini dikarenakan mineral potassium membantu pemanfaatkan kalsium oleh tubuh kita. Kekurangan potassium dapat meningkatkan pelepasan mineral kalsium sehingga meningkatkan kadar kalsium dalam urin. Kadar kalsium yang tinggi dalam urin meningkatkan resiko pembentukan batu ginjal.

9. Menjaga Kesehatan Otak

Banyak makan makanan yang mengandung potassium juga baik bagi kesehatan otak. Potassium diketahui turut membantu transport oksigen ke otak sehingga menjaga fungsi otak.

10.Membantu Fungsi Syaraf

Mineral kalsium juga diperlukan tubuh untuk menjaga fungsi syaraf. Mineral potassium membantu menstimulasi konektivitas syaraf-syaraf otot dan otak. Kekurangan mineral potassium dapat mengurangi refleks gerakan.

Wednesday, 5 March 2014

Jenis-Jenis Penyakit Kista

Jenis-Jenis Penyakit Kista

Setiap wanita, tentu tidak menginginkan dirinya memiliki keluhan penyakit kista. Dengan menyimak sajian berikut ini, semoga bisa menambah pengetahuan dan meningkatkan kesadaran kita semua untuk menjalani gaya hidup yang lebih sehat.

Kista Ovarium adalah Kista yang tumbuh di dalam atau permukaan ovarium (indung telur).Kista ovarium sering terjadi pada wanita di masa reproduksinya.

Adapun jenis-jenis penyakit kista antara lain:

1. Kista Folikuler
Merupakan jenis kista yang paling sering terjadi. Kista ini terbentuk karena sel telur  tidak dilepaskan pada saat ovulasi (proses pelepasan sel telur dari indung telur ke rahim). Jenis kista ini kadang dapat menimbulkan nyeri, namun kebanyakan tidak menimbulkan gejala dan menghilang dengan sendirinya dalam beberapa bulan.

2. Kista Dermoid
Merupakan kista yang berisi jaringan tubuh, seperti lemak, tulang, gigi, rambut, dll. Kista ini dianggap sebagai tumor jinak yang bisanya mengenai wanita muda.

3. Kista Corpus Luteum
Merupakan kista yang terbentuk setelah sel telur dilepaskan dari ovarium. Daerah ovarium yang menghasilkan sel telur kemudian akan berubah menjadi jaringan bernama korpus luteum yang akan menghilang jika tidak terjadi kehamilan. Namun pada kasus tertentu, ia dapat terisi dengan cairan atau darah yang menetap di dalam ovarium tanpa menimbulkan gejala.

4. Cystadenoma
Merupakan tumor jinak yang berkembang dari jaringan ovarium berisi cairan berlendir. Kista jenis ini dapat membesar dengan berdiameter mencapai lebih dari 12 inchi.

Pada sebagian wanita, kista yang terbentuk dapat berjumlah lebih dari satu. Pada kasus Sindroma polikistik ovarium, kedua ovarium dapat memiliki beberapa kista. Ini dikarenakan oleh gangguan hormonal dan merupakan penyebab utama kemandulan pada wanita.

CB Blogger Lab


Top