Monday, 28 April 2014

6 Tips Mengatasi Kram dan Bengkak Kaki Ibu Hamil

Kram atau pembengkakan kaki pada ibu hamil sering terjadi pada banyak kasus. Sebabnya antara lain akibat terganggunya sirkulasi pembuluh darah balik dan meningkatnya tekanan pada kedua kaki karena berat ibu yang semakin bertambah. Gangguan sirkulasi ini terjadi karena uterus/rahim yang membesar menekan pembuluh darah yang ada di area panggul saat Ibu sedang duduk atau berdiri dan menekan pembuluh darah saat posisi berbaring terlentang.

Pembengkakan kaki atau dalam istilah lain disebut edema, bisa juga terjadi karena penimbunan cairan pada kaki akibat keseimbangan cairan yang tidak stabil yang bisa disebabkan oleh gangguan fungsi ginjal/misalnya infeksi. Pada dasarnya manusia setiap hari mengeluarkan cairan keringat, nah ibu hamil yang kurang mengeluarkan keringat, maka secara tidak langsung cairan tersebut mengendap pada jaringan tubuh. Karena sifat cairan yang selalu menuju letak yang lebih rendah, maka secara otomatis pula akan terjadi pembesaran yang bisa dikatakan pembengkakan pada kaki.

mencegah kaki bengkak pada ibu hamil, mengatasi pembengkakan kaki saat hamil, kram kaki saat hamil


Penggunaan pakaian misalnya celana yang ketat juga dapat memperburuk masalah ini karena menghambat aliran darah balik dari tubuh bagian bawah. Bengkak kaki yang normal harus dibedakan dengan bengkak akibat gangguan tekanan darah/hipertensi kehamilan (preeklamsia). Untuk membedakannya tekan bagian yang bengkak dengan ujung jari. Jika permukaan kulit cepat kembali seperti semula itu berarti tidak ada yang perlu dikhawatirkan. Namun jika pada kulit timbul cekungan dan kulit tidak segera kembali ke keadaan awal, ada kemungkinan Ibu hamil menderita hipertensi, dan sesegera mungkin ke dokter untuk memeriksakan tekanan darah.

Berikut beberapa tips untuk mencegah pembengkakan kaki ibu hamil:

  • Hindarilah pemakaian celana yang ketat
  • Tinggikan kaki secara teratur setiap hari agar sirkulasi darah menjadi lancar, misalnya duduk dikursi dan menaruh kaki di kursi yang lain.
  • Berbaring pada posisi miring ke kiri untuk memperlancar aliran darah tubuh bagian bawah.
  • Hindari memangku beban yang berat saat duduk karena dapat menghambat sirkulasi darah.
  • Jangan duduk atau berdiri dalam waktu yang lama.
  • Lakukan pemijatan ringan sesekali dengan losion atau minyak urut khusus yang hangat, usapkan pada kaki dari arah lutut ke pangkal paha.
  • Lakukan perendaman kaki pada larutan air garam yang hangat agar kaki terasa lebih rileks.


Jika pembengkakan terjadi sampai ke area kewanitaan sebaiknya Ibu hamil segera memeriksakan diri ke dokter untuk mendapatkan perawatan intensif, karena ini termasuk gejala yang tidak wajar dan harus segera diantisipasi, berbeda dengan pembengkakan akibat sirkulasi darah dan cairan tadi. 

Monday, 21 April 2014

Tips Mengatasi Berat Badan Gemuk Ibu Hamil

Tips Mengatasi Berat Badan Gemuk Ibu Hamil

Menjaga kesehatan bagi semua orang sangat penting baik itu kesehatan jasmani atau rohani, karena kesehatan merupakan modal utama dalam kehidupan. Segala aktivitas manusia akan berlangsung baik dan sukses bilamana kondisi kesehatannya sempurna. Karena itulah kita perlu menjaga pola hidup yang sehat terlebih bagi ibu hamil.

Salah satu yang perlu diperhatikan adalah berat badan. Sebab jika berat badan ibu di atas normal dan berlebihan, ada kemungkinan komplikasi yang membahayakan jiwa ibu dan bayi yang dikandungnya. 

Perawatan medis sebelum kelahiran bayi sangatlah penting. Sejalan dengan itu, para ahli medis sepakat, pengawasan medis, pengawasan medis minimal sebulan sekali selama 7 bulan pertama kehamilan sangat penting. Kemungkinan pemeriksaan dua kali sebulan pada bulan ke tujuh dan ke 8 dan seminggu sekali pada bulan kesembilan akan memberikan hasil yang baik karena kondisi ibu hamil terus diperiksa sehingga dapat memudahkan proses persalinan.

Pemeriksaan kesehatan ini meliputi tekanan darah, urine, jantung dan kondisi ibu hamil secara umum termasuk soal berat badan.

Mengurangi  dan mencegah kegemukan pada ibu hamil


Selama ini banyak wanita yang menganggap berat badan yang melampaui normal saat kehamilan tidak ada efek buruknya. Sebetulnya malah sebaliknya, selain mungkin menimbulkan kesulitan dalam kelahiran bayi kelak, berat badan yang berlebihan juga menimbulkan komplikasi-komplikasi kehamilan.

Besar kenaikan berat badan yang layak selama kehamilan adalah 11-13 Kg. Kenaikan itu dianggap lumrah sebagai akibat membesarnya janin, jaringan plasenta dan serta jaringan-jaringan lain pada tubuh Ibu hamil.

Bila dirinci pertambahan berat badan sebesar 12 Kg itu terdiri dari 3,4Kg janin, 1,5 Kg plasenta dan cairan membran, 1 Kg petambahan berat uterus(rahim), 0,4 Kg pertambahan berat payudara, 1,2 Kg volume darah, 1,5 Kg pertambahan air ketuban, dan 2,9 Kg pertambahan jaringan lemak. Pertambahan berata badan tersebut tentu tidak sama antara ibu hamil satu dengan yang lain.

Berdasarkan observasi empirik yang dilakukan Ommince on Maternal Nutrition Board, Amerika Serikat, menetapkan bahwa kenaikan selama 3 bulan pertama sebanyak 1,3 - 1,8 Kg. Trimester kedua antara 1,5 - 5,5 Kg, dan 3 bulan ketiga adalah 5,9 - 6,3 Kg merupakan kenaikan berat badan yang paling baik dan yang paling sedikit menunjukkan komplikasi. Dengan kata lain, di luar angka-angka tersebut, baik yang kurang ataupun melampaui ada kemungkinan menimbulkan resiko komplikasi yang tidak diinginkan.

Tak jarang, selain kenaikan berat badan absolut di atas, hal lain yang perlu diperhatikan adalah yakni kenaikan berat badan secara bertahap dari setiap pemeriksaan berkala tadi. Yang perlu diperhatikan adalah apabila terjadi perubahan signifikan dan mendadak serta relatif cepat. Jelas penambahan berat badan ini bukan sesuatu yang lazim. Besar kemungkinan hal ini karena adanya retensi cairan tubuh.

Jika demikian, sebaiknya dilakukan pemeriksaan urine untuk menentukan alternatif pencegahan. Pemeriksaan ini untuk menentukan kadar gula dalam darah dan protein sehingga dapat ditentukan apakah pasien menderita diabetes, sakit ginjal kronis ataupun terkena keracunan darah.

Komplikasi diabetes pada kehamilan pada umumnya dapat dirawat dengan baik. Pasien biasanya diberi menu makanan yang dengan kadar lemak lebih banyak. Itu karena energi disebabkan lemak tadi lebih meningkat pada ibu hamil yang diabetes dibanding pada ibu hamil yang tidak menderita diabetes.

Kendati lemak lebih banyak namun kalori yang dibutuhkan sama besar dengan mereka yang tidak diabetes, yakni sekitar 36 kalori /Kg Berat badan /hari. Sumber kalori lain diambil dari karbohidrat dan protein. Dengan demikian selama masa kehamilan ibu diharapkan bisa mengatur pola makan dengan makanan yang sehat dan bergizi agar bayi yang dikandung tumbuh sempurna dan sehat pula.

Ada beberapa saran untuk menyiasati nafsu makan ibu hamil agar tetap sehat:

1. Minum air putih

Menurut Dr. George Balckburn dari Fakultas Kedokteran Universitas Harvard, bahwa minum air putih adalah sari paling baik untuk menekan nafsu makan berlebihan. alasannya sederhana, karena air yang memenuhi lambung memberikan rasa kenyang sehingga menurunkan nafsu makan.

2. Makan makan berserat.

Rasa kenyang sebenarnya sudah dimulai sejak makanan ada dimulut, terutama jika jenis makanan yang dikunyah adalah makanan berserat. Karena makanan berserat lebih lama untuk mengunyahnya. Makanan berserat dapat mengisi lambung lebih banyak, sehingga ibu hamil merasa kenyang juga lebih lama.

Makanan berserat juga merupakan hal yang baik untuk melawan kolesterol tinggi selain mampu menurunkan respon isulin. Normalnya, setelah makan, kadar insulin meningkat, namun dengan makanan berserat, kadar itu dibuat tetap rendah sehingga tidak memancing rasa lapar. Contoh makanan berserat yang baik untuk ibu hamil adalah kacang-kacangan, jeruk, apel, wortel umbi-umbian dan kentang

Demikian tadi beberapa tips dan cara mengatasi kegemukan pada ibu hamil. Semoga bermanfaat.

sumber; majalah bulan BP4 2007

Pantangan Makanan Ibu Hamil

Pantangan Makanan Ibu Hamil

Pola makan bagi wanita yang sedang hamil harus mendapatkan perhatian khusus. Kekurangan nutrisi pada wanita hamil dapat mengganggu pertumbuhan janin, otak janin, maupun timbulnya komplikasi kehamilan maupun persalinan. Selain itu malnutrisi juga berpeluang menyebabkan kecacatan. Oleh karena itu wanita hamil harus mengonsumsi makanan yang cukup nutrisi dan berkualitas. Ada beberapa jenis makanan atau minuman yang harus dihindari oleh wanita hamil, di antaranya sebagai berikut:

Junkfood
Junkfood seperti kerupuk, cokelat, dan donat memiliki kandungan kalori, lemak, gula, dan garam yang tinggi. Makanan jenis ini jumlah nutrisinya tidak cukup untuk membantu tumbuh kembang janin. Selain itu, makanan jenis ini seringkali mengandung pewarna buatan dan zat-zat tambahan yang bisa membahayakan kesehatan janin.

Makanan dengan bahan adiktif
Bahan adiktif pada makanan di antaranya berfungsi sebagai penyedap, pengawet, dan pewarna kimiawi. Makanan dengan bahan adiktif ini dapat menyebabkan kecacatan janin, seperti usus keluar dari rongga perut bayi karena dinding perutnya lemah.

Makanan yang tercemar logam berat
Makanan yang tercemar logam berat dapat berpengaruh buruk pada pertumbuhan jaringan dan otak. Oleh karena itu sebaiknya anda menghindari makanan atau minuman yang dijajakan di pinggir jalan raya. Hal ini karena kemungkinan besar makanan tersebut terkena timbal yang berasal dari asap kendaraan bermotor.

Minuman beralkohol
Mengonsumsi alkohol bisa memicu fetal alcohol syndrome yaitu menyebabkan bayi lahir cacat atau berat bayi berkurang. Selain itu bisa menyebabkan bayi cacat fisik, sepert jarak mata lebar dan bibir sumbing. Saat menginjak usia anak-anak, dia akan mengalami kesulitan belajar.

Minuman berkafein dan bersoda
Minuman berkafein bisa mengakibatkan berat badan bayi rendah. Apabila anda sudah terbiasa mengonsumsi minuman ini, sebaiknya sebisa mungkin anda mengurangi kekentalannya maupun porsinya.

Sirop manis atau snack gurih
Minuman atau makanan jenis ini biasanya mengandung karbohidrat dan berkalori tinggi sehingga memicu pertambahan berat badan yang berlebihan. Bagi penderita diabetes dan hipertensi, pertambahan berat badan dapat menimbulkan kompiklasi pada kehamilan dan berisiko tinggi saat persalinan.

Wednesday, 16 April 2014

Kandungan Nutrisi dalam Warna buah dan sayuran serta manfaatnya untuk kesehatan

Kandungan Nutrisi dalam Warna buah dan sayuran serta manfaatnya untuk kesehatan

Berbagai makanan, seperti buah-buahan dan sayur-sayuran terdiri berbagai macam warna, baik warna kulit maupun warna daging buah. Tahukah Anda kandungan berbagai nutrisi dalam buah dan sayuran berdasarkan warnanya tersebut?

Dalam artikel kesehatan kali ini Julak akan memberikan sedikit pengetahuan, bagaimana mengenali buah-buahan dan sayuran dan kandungan nutrisi serta apa saja manfaatnya. Sebagai contoh warna orange atau kuning dalam buah-buahan seperti jeruk biasanya mengandung vitamin C/ asam askorbat yang tinggi.


Contoh jenis warna makanan dengan nutrisi serta manfaatnya, “Merah Manikam.”

Warna
Jenis Makanan
Nutrisi
Manfaat
Merah Mawar
Tomat
Lycopene
Menurunkan kemungkinan kanker
Merah Muda
Melon
Flavons
Menurunkan kemungkinan kanker mulut

Contoh jenis warna makanan dengan nutrisi serta manfaatnya, “Hijau Zamrud.”

Warna
Jenis Makanan
Nutrisi
Manfaat
Hijau
Daun/Sayur Hijau
Indoles
Menurunkan kemungkinan kanker

Kale
Terpenoids
Menurunkan kemungkinan kanker

Kol
Lutein
Menurunkan kemungkinan kanker kandung kemih

Selada Air
Isothiocyanate
Menurunkan kemungkinan kanker paru-paru

Contoh jenis warna makanan dengan nutrisi serta manfaatnya, “Ungu Kecubung & Biru Nilam.”

Warna
Jenis Makanan
Nutrisi
Manfaat
Ungu
Anggur
Ellagic Acid
Menurunkan kolestrol
Biru
Prunes
Phenolics
Menurunkan kolestrol

Kismis
Anthocyanins
Mengurangi sembelit

Figs
Resveratrol
Mengurangi sembelit

Blueberries
Fiber
Mengurangi sembelit

Contoh jenis warna makanan dengan nutrisi serta manfaatnya, “Jingga & Kuning Emas.”

Warna
Jenis Makanan
Nutrisi
Manfaat
Jingga
Jeruk
Ascorbic Acid
Mengurangi kemungkinan kanker
Kuning
Labu Kuning
Liminoids
Menurunkan kolestrol

Wortel
Beta-carotene
Mengurangi kebutaan


Contoh jenis warna makanan dengan nutrisi serta  manfaatnya, “Coklat”

Warna
Jenis Makanan
Nutrisi
Manfaat
Coklat
Kacang Kering
Lignans
Mengurangi kemungkinan kanker

Kacang Polong
Fiber
Mengurangi kemungkinan kanker

Kacang-kacangan
Phytates
Mengurangi kemungkinan kanker usus besar

Biji-bijian
Sterols
Mengurangi kemungkinan kanker usus besar & rectum

Minyak Tumbuh-tumbuhan
Omega 3’s
Menurunkan kolestrol

Padi-padian/Gandum
Vitamin E
Mengurangi kemungkinan penyakit jantung koroner

Contoh jenis warna makanan dengan nutrisi serta manfaatnya, “Putih Mengkilat.”

Warna
Jenis Makanan
Nutrisi
Manfaat
Putih
Bawang Putih
Allicin
Menurunkan kolestrol

Bawang
Sulfides
Menurunkan kolestrol

Bawang Daun
Quercetin
Mengurangi pembekuan darah

Bawang Prai
Organosulfides
Mengurangi tekanan darah

Susu
Vitamin B12
Mengurangi kemungkinan Pernicious Anemia

Yogurt
Calcium
Mengurangi kemungkinan keropos tulang

Kentang
Iodine
Mengurangi Anemia

Tahu
Genestein
Mengurangi  Ricketts

Thursday, 10 April 2014

Mengenal Penyakit Hepatitis A

Hepatitis secara umum berarti peradangan atau pembengkakan hati. Peradangan ini bisa disebabkan oleh minuman beralkohol, infeksi, obat-obatan, bahan kimia dan beracun dan bisa juga disebabkan oleh gangguan sistem kekebalan tubuh.

Hepatitis A atau yang biasa disebut penyakit Kuning dalam masyarakat adalah peradangan hati yang disebabkan oleh virus Hepatitis A. Namun tidak seperti Hepatitis B dan C, Hepatitis A tidak menyebabkan kerusakan kronis. Sekali saja menderita hepatitis A, otomatis tubuh akan membentuk antibodi secara permanen sehingga akan terhindar dari penyakit tersebut.

Hepatitis A adalah golongan penyakit hepatitis yang ringan dan jarang menyebabkan kematian. Masa inkubasi Hepatitis A terjadi antara 2-6 minggu sejak penularan terjadi, barulah penderita menunjukkan tanda-tanda dan gejala Hepatitis A.


penyebab hepatitis a gejala hepatitis a makalah hepatitis virus hepatitis penularan hepatitis hepatitis virus penyakit hepatitis

Penyebab dan Penularan Penyakit Hepatitis A


Beberapa hal yang dapat menyebabkan penyebaran penyakit Hepatitis A, yaitu:
  • melalui mulut, bisa melalui makanan yang tercemar atau tidak matang, minuman yang tercemar virus, atau benda-benda lain serta tangan kita sendiri yang sudah terkontaminasi Virus Hepatitis A.
  •  Sanitasi lingkungan yang buruk dan kebersihan diri yang kurang
  • Orang-orang yang berisiko tinggi misalnya; pembantu rumah tangga yang majikannya penderita Hepatitis A, pasangan seksual penderita Hepatitis A, Orang yang suka bepergian ke daerah epidemi hepatitis A, homoseksual dan pengguna obat-obatan ilegal/narkotika.

Gejala Hepatitis A


Banyak orang terkena infeksi virus hepatitis A tidak menunjukkan gejala yang signifikan atau apabila ada penderita tidak sadar kalau dia sudah mengidap hepatitis A. Pada minggu pertama, seseorang yang telah terjangkit penyakit hepatitis A akan mengalamai sakit seperti badan berwarna kuning, kulit dan mata kuning, keletihan, demam, pusing, mual, muntah-muntah, air kencing berwarna kecoklatan serta sakit di sekitar hati. Adapun demam yang terjadi adalah demam yang terus menerus tidak seperti demam lainnya seperti demam berdarah yang kadang naik kadang turun ke normal, TBC, tiphus.

Cara Penanganan Hepatitis A


Penderita yang menunjukkan gejala hepatitis A eperti minggu pertama munculnya yang disebut penyakit kuning, letih, diharapkan untuk tidak banyak beraktivitas, memperbanyak istirahat, memperbanyak minum air putih untuk mencegah dehidrasi, menghindari obat-obatan yang dapat merusak fungsi hati. serta menghindari minum minuman beralkohol.

Segera hubungi dokter atau pos pelayanan kesehatan terdekat untuk mendapatkan perawatan intensif dan mendapatkan pengobatan dari gejala yang timbul seperti obat penurun panas, Paracetamol. Vitamin untuk meningkatkan daya tahan tubuh dan nafsu makan serta obat-obatan yang dapat mengurangi rasa mual dan muntah. 

Mencegah penyakit Hepatitis A.


Untuk mencegah agar tidak terjangkit penyakit dan virus Hepatitis A dapat dilakukan dengan cara:
  • Menjaga kebersihan lingkungan sekitar rumah
  • Memasak makanan hingga benar-benar matang dan minum air yang telah direbus sampai mendidih
  • Vaksinasi Hepatitis A apalgi buat bayi Anda ini sangat penting, karena usia anak-anak rentan terhadap virus ini
  • Terapi imunoglobulin jika dibutuhkan dan dekat dengan penderita Hepatitis A
  • Hati-hati terhadap jajanan pinggir jalan, karena kita tidak tahu bagaimana proses pembuatan, apalagi anak-anak yang sering membeli jajajan sembarangan baik di sekolah maupun di sekitar rumahnya

Imunisasi Hepatitis A


Imunisasi hepatitis A dapat dilakukan dalam bentuk sendiri (Havrix) atau dalam bentuk kombinasi dengan vaksin hepatitis B (Twinrix) Imunisasi Hepatitis A dilakukan dua kali yaitu vaksinasi dasar dan booster yang dilakukan 6-12 bulan setelahnya. sementara imunisasi hepatitis B dilakukan tiga kali, yaitu dasar, satu bulan dan 6 bulan kemudian. Imunisasi Hepatitis A sangat dianjurkan bagi mereka yang menghuni asrama dan sering jajan di luar rumah.

Monday, 7 April 2014

Manfaat Sarapan Pagi

Manfaat Sarapan Pagi

Alasan tidak sempat mebuat banyak orang sering melewatkan kegiatan yang namanya sarapan. padahal, sarapan sebenarnya adalah salah satu rahasia untuk menjaga kesehatan badan. Tak peduli seberapa sibuknya Anda, penting untuk mengisi bahan bakar untuk tubuh Anda sehingga energi terpenuhi paling tidak untuk 4-5 jam beraktivitas sebelum makan siang.

Sarapan adalah makanan yang dikonsumsi pada awal/pagi hari. Karena pada saat tidur di malam hari tubuh tetap beraktivitas dan membakar 500-600 kalori tubuh, karena itu pada pagi harinya tubuh membutuhkan asupan kalori lagi.

Menu sarapan pagi yang sehat dapat menurunkan berat badan, risiko diabetes, penyakit jantung, dan stroke. Menu sehat tersebut antara lain adalah sereal tinggi serat, buah-buahan dan susu tanpa lemak.

Berikut beberapa manfaat sarapan pagi:

1. Sarapan memberi kekuatan metabolisme tubuh

Setelah tidur sepanjang malam, sarapan pagi dipertimbangkan sebagai waktu makan yang penting karena mengganti waktu malam yang tak terisi makanan serta menambah kebutuhan gula. Gula adalah sumber energi yang diserpa dari karbohidrat yang masuk ke dalam tubuh. 
Dipagi hari, setelah tak mengkonsumsi makanan selama 12 jam, zat gula dalam tubuh turun ke tingkat yang paling rendah, saat ini terjadi tubuh menggantinya dengan melepas zat gula yang telah disimpan dalam lapisan otot dan liver yang disebut glycogen.

2. Menurunkan berat badan

Selama tidur 12 jam tubuh puasa sepanjang malam dan dipagi hari Anda berada dalam tahap pertama merasa lapar. Melewatkan sarapan membuat tubuh tetap "dalam kelaparan", sedang mengkonsumsi makanan yang bagus akan memberi peningkatan metabolisme.

3. Menambah esensial nutrisi bagi tubuh

Sarapan menyediakan proporsi signifikan asupan total nutrisi untuk sepanjang hari dan menawarkan kesempatan untuk menkonsumsi makanan yang penuh nutrisi seperti zat besi, vitamin dan serat esensial, mineral lainnya yang hanya dapat diperoleh dari makanan.

4. Sarapan untuk bahan bakar otak

Untuk meningkatkan konsentrasi. sarapan memperbaiki kemampuan berfikir dan menjaga tetap berada dalam penampilan mental terbaik. Sarapan menyediakan bahan bakar bagi otak untuk meningkatkan kemampuan dalam pemecahan masalah dan ingatan. Karena itu sarapan sangat dianjurkan bagi para pelajar dan Anda yang membutuhkan konsentrasi tinggi dalam pekerjaan.

5. Menghindari makan tak terkontrol

Sarapan dengan baik akan menjaga tubuh dari rasa lapar berlebih, hal ini dapat mencegah makan berlebihan di tengah harinya. Makanan yang dikonsumsi saat sarapan mampu menahan lemak dan kalori tinggi dari makanan sepanjang hari. Saat meninggalkan sarapan, Anda akan cenderung mengalihkan rasa lapar dengan ngemil sepanjang pagi hingga menjelang makan siang. Dan hal ini mendorong kita mencari pelarian lain pada kopi atau minuman yang mampu meningkatkan energi.

Jadi, apapun menu yang Anda pilih untuk sarapan pagi, beri tubuh dan otak Anda energi yang dibutuhkan untuk dibawa sepanjang hari. Berlakulah baik pada diri sendiri, dan biasakan sarapan kepada keluarga terutama anak yang masih bersekolah.


Saturday, 5 April 2014

Apa Itu Disleksia?

Apa Itu Disleksia?

Kata Disleksia diambil ari bahasa Yunani dys (kesulitan untuk) dan lexis (huruf, kata-kata, atau leksikal) Jadi disleksia adalah sebuah kondisi ketidakmampuan belajar pada seseorang yang disebabkan oleh kesulitan pada anak tersebut dalam melakukan aktifitas membaca dan menulis.

Gangguan ini bukan bentuk dari ketidakmampuan fisik tapi mengarah pada bagaimana kemampuan otak mengolah dan memproses informasi yang sedang dibaca orang tersebut. Kesulitan ini biasanya baru diketahui setelah seorang anak memasuki usia sekolah.

Walaupun pada umumnya keterbatasan ini ini hanya ditujukan pada kesulitan seseorang dalam membaca dan menulis, akan tetapi tidak terbatas dalam perkembangan kemampuan standar yang lain seoerti kecerdasan kemampuan menganalisa dan juga daya sensorik pada indera perasa.

Terminologi disleksia juga digunakan untuk merujuk pada kehilangan kemampuan membaca pada seseorang akibat kerusakan pada jaringan otak. Disleksia tipe ini biasa disebut aleksia. Selain mempengaruhi kemampuan membaca dan menulis disleksia juga ditengarai juga mempengaruhi kemampuan berbicara pada beberapa pengidapnya.

Penderita disleksia secara fisik tidak terlihat sebagai sebagai penderita. Disleksia tidak hanya terbatas pada kemampuan membaca atau menyusun kalimat dalam urutan terbalik tetapi juga dalam berbagai urutan, termasuk dari kiri ke kanan, atas ke bawah dan sulit menerima perintah yang seharusnya dilanjutkan ke memori pada otak. Hal ini yang sering menyebabkan penderita disleksia dianggap tidak konsentrasi dalam beberapa hal. Dalam kasus lain, ditemukan pula bahwa penderita tidak dapat menjawab beberapa pertanyaan yang seperti uraian yang panjang lebar.

Selain itu disleksia menyangkut juga dalam gangguan mendengarkan atau mengikuti petunjuk, kemampuan bahasa ekspresif atau reseptif, kemamuan membaca deretan angka, kemampuan mengingat, kemampuan dalam belajar matematika atau berhitung, kemampuan bernyanyi  dan memahami irama musik dan sebagainya.

Ada 2 type Disleksia yaitu development dyslexia (bawaan sejak lahir) dan aquired dyslexia (didapat karena gangguan atau perubahan cara otak kiri membaca) development dyslexia merupakan bawaan sejak lahir karena faktor genetik atau keturunan. Menurut penelitian, disleksia sendiri sekitar 70% nya adalah faktor bawaan. Penyandang disleksia akan membawa kelainan ini seumur hidupnya atau tidak dapat disembuhkan.

Hasil penelitian lainnya juga menunjukkan bahwa penyakit ini berkaitan dengan disfungsi daerah abu-abu pada otak. Disfungsi ini berhubungan dengan perubahan konektivitas di area fonologis (membaca). Beberapa tanda-tanda awal disleksia bawaan adalah telat berbicara, arrikulasi tidak jelas dan terbalik-balik, kesulitan mempelajari bentuk dan bunyi huruf-huruf, bingung antara konsep ruang dan waktu, serta kesulitan mencerna perintah verbal, cepat dan berurutan.

Pada usia sekolah umumnya penderita disleksiadapat mengalami kesulitan membaca, memegang alat tulis dengan baik dan kesulitan menerima pelajaran.

Begitu seorang anak ditemukan mempunyai kelainan disleksia, berikan terapi sedini mungkin. Latihan remedial teaching (terapi mengulang) dan ketekunan biasanya akan membantu anak mengatasi kesulitannya. Memberikan motivasi seperti pujian atau hadiah kecil setiap kali ia berhassil mengatasinya akan sangat membantu.

Tokoh-tokoh terkenal yang diketahui mempunyai disfungsi disleksia ini antara lain; Albert Einstein, Tom Cruise, Orlando Bloom, Whoopi Goldberg, Lee Kuan Yew (mantan PM Singapura).

Tanda-tanda dan gejala disleksia:


Anak pra sekolah / balita
  • Cepat dapat berjalan tetapi diawali dengan tidak merangkak atau ngesot.
  • Mengenakan sepatu sering terbalik
  • Lebih senang mendengar cerita dibanding melihat tulisan
  • Sering tidak memperhatikan
  • Sering terjatuh, tersandung atau menabrak sesuatu saat berjalan.
  • Sulit melempar dan menangkap bola, melompat dan bertepuk tangan menurut irama

Pada usia sekolah, kemampuan berbahasa dan menulis

  • Kesulitan membaca dan mengeja huruf
  • salah menulis dan meletakkan gambar
  • sulit menghapal alfabet
  • Huruf terbalik misalnya "adi" dan "api"
  • Menggunakan jari untuk menghitung
  • Konsentrasi buruk
  • Tidak mengerti apa yang dibaca
  • Menulis lama sekali 

CB Blogger Lab


Top