Monday, 8 April 2013

Gejala atau Tanda-Tanda Asam Urat

gejala asam urat
Perlu kita ketahui tanda-tanda asam urat atau gejala asam urat sebelum ke dokter untuk memastikannya.

Efek dari asam urat tinggi dalam darah bisa sangat parah. Asam urat tinggi dalam darah menyebabkan kristal asam urat dalam sendi yang menyebabkan rasa sakit luar biasa. Dan sekali setelah mengalami serangan asam urat, ada peluang untuk memiliki serangan berulang yang dapat menyebabkan sendi dan ginjal rusak.

Asam Urat biasanya dimulai dengan pembengkakan pada sendi jempol kaki, yang disebut hallux. Beberapa gejala asam urat adalah peradangan pada sendi yang terkena, akan terasa nyeri dan kemerahan pada daerah yang telah terjadi Asam Urat, kekakuan pada sendi yang terkena, dan pembengkakan di sekitar sendi yang terkena.

Beberapa gejala atau tanda-tanda lain dari Asam Urat dapat ditemukan di seluruh tubuh ini mungkin termasuk rasa sakit dan bengkak di berbagai bidang seperti: jempol kaki, bola kaki, lengkungan kaki, pergelangan kaki, lutut, ruas jari, pergelangan tangan, siku, dan pinggul. Beberapa tanda-tanda yang lebih jelas bahwa asam urat terjadi adalah: arthritis Asam Urat (benjolan keras yang berada di bawah kulit dan terjadi di sekitar sendi yang terkena), Hyperuricemia, benjolan kulit, arthritis dari satu sendi, serangan arthritis yang cepat onset, dan serangan arthritis berulang.

Ketika menyentuh jari kaki yang telah dipengaruhi oleh Asam Urat itu sangat menyakitkan atau menjaganya agar tetap tertutup itu dapat menjadi kan lebih menyakitkan. Asam Urat adalah penyakit di mana gejala berkembang pada kecepatan yang cepat. Banyak sekali gejala terjadi pada satu hari dan umumnya hanya terjadi pada satu sendi pada suatu waktu.

Atau perlu kita ketahui lagi tanda-tanda lain dari asam urat.

Tanda Asam Urat Tahap Pertama
Tahap pertama disebut tahap artritis gout akut atau peradangan asam urat akut. Pada gejala asam urat tahap ini penderita akan mengalami serangan artritis yang khas dan serangan tersebut akan menghilang tanpa pengobatan dalam waktu 5 – 7 hari. Karena cepat menghilang, maka sering penderita menduga kakinya keseleo atau kena infeksi sehingga tidak menduga terkena gejala penyakit asam urat dan tidak melakukan pemeriksaan lanjutan.

Bahkan, dokter yang mengobati kadang-kadang tidak menduga penderita terserang gejala penyakit asam urat. Karena serangan pertama kali ini singkat waktunya dan sembuh sendiri, sering penderita berobat ke tukang urut dan waktu sembuh menyangka hal itu disebabkan hasil urutan/pijatan. Padahal, tanpa diobati atau diurut pun serangan gejala asam urat pertama ini akan hilang sendiri.

Setelah serangan pertama, penderita akan masuk pada gout interkritikal. Pada keadaan ini penderita dalam keadaan sehat selama jangka waktu tertentu. Jangka waktu antara seseorang dan orang lainnya berbeda. Ada yang hanya satu tahun, ada pula yang sampai 10 tahun, tetapi rata-rata berkisar 1 – 2 tahun. Panjangnya jangka waktu tahap ini menyebabkan seseorang lupa bahwa ia pernah menderita serangan artritis gout atau menyangka serangan pertama kali dahulu tak ada hubungannya dengan gejala penyakit asam urat.

Tanda Asam Urat Tahap Kedua
Gejala atau tanda asam urat tahap kedua disebut sebagai tahap artritis gout akut intermiten. Setelah melewati masa gout interkritikal selama bertahun-tahun tanpa gejala asam urat, penderita akan memasuki tahap ini, ditandai dengan serangan artritis atau peradang yang khas. Selanjutnya penderita akan sering mendapat serangan (kambuh) yang jarak antara serangan yang satu dan serangan berikutnya makin lama makin rapat dan lama, serangan makin lama makin panjang, serta jumlah sendi yang terserang makin banyak. Pada tanda asam urat tahap kedua inilah penderita baru menyadari kalau dia sudah terkena serangan gejala asam urat. Penanganan pada tahap kedua ini tentu akan lebih sulit ketimbang pada tahap pertama.

Tanda Asam Urat Tahap Ketiga
Gejala penyakit asam urat tahap ketiga disebut sebagai tahap artritis gout kronik bertofus. Tahap ini terjadi bila penderita telah menderita sakit selama 10 tahun atau lebih. Pada tahap ini akan terjadi benjolan-benjolan di sekitar sendi yang sering meradang yang disebut sebagai tofus. Tofus ini berupa benjolan keras yang berisi serbuk seperti kapur yang merupakan deposit dari kristal monosodium urat. Tofus ini akan mengakibatkan kerusakan pada sendi dan tulang di sekitarnya. Tofus pada kaki bila ukurannya besar dan banyak akan mengakibatkan penderita tidak dapat menggunakan sepatu lagi.

CB Blogger Lab


Top